Baru saja keluar dari ruang sidang kasus fitnah ijazah palsu, Presiden ke-7 RI Joko Widodo justru kedapatan santai mampir ke Solo Paragon Mall pada 5 November 2026. Jokowi mengaku hanya singgah sebentar untuk bertemu teman-teman lamanya.
Momen itu terjadi seusai Jokowi menyelesaikan agenda persidangan hari itu. Alih-alih langsung pulang, ia menyempatkan diri singgah di pusat perbelanjaan yang terletak di Kota Solo tersebut.
Di mal itu, Jokowi bertemu dengan sejumlah teman lama. Kepada awak media yang menemuinya, ia menyebut pertemuan tersebut berlangsung singkat dan santai.
"Ya, pertemuannya singkat aja, kita ngobrol-ngobrol aja," kata Jokowi.
Bukan Bahas Kasus
Publik sempat bertanya-tanya apakah perjumpaan itu terkait perkara ijazah yang sedang bergulir. Jokowi membantahnya. Menurutnya, tidak ada pembahasan soal kasus ijazah palsu dalam obrolan dengan teman-temannya.
Ia menambahkan, dirinya sudah mengucapkan terima kasih kepada teman-temannya dan menganggap semuanya sudah selesai. Pernyataan itu menegaskan pertemuan tersebut murni silaturahmi biasa.
Tetap Komit Hadiri Sidang
Di tengah suasana santai itu, Jokowi juga menegaskan sikapnya terhadap proses hukum. Ia memastikan akan tetap hadir dalam persidangan-persidangan berikutnya sebagai pelapor dalam kasus fitnah ijazah palsu.
Ketika ditanya alasannya mampir ke mal, Jokowi menjawab dengan santai bahwa ia memang hanya ingin singgah sejenak. Jawaban ringan itu menutup momen tak terduga seusai persidangan yang menyita perhatian publik tersebut — sebuah selingan sederhana di sela perkara besar yang tengah ia hadapi di pengadilan.
Yang menarik, mampirnya Jokowi ke mal justru terjadi di hari yang sama dengan persidangan yang menyita perhatian nasional. Kontras antara suasana sidang yang serius dan momen santai di pusat perbelanjaan itu membuat kunjungan singkat tersebut ramai dibicarakan. Jokowi sendiri tampaknya tidak ambil pusing: baginya, hari itu ditutup dengan silaturahmi singkat, sementara urusan persidangan akan ia hadapi kembali pada jadwal berikutnya sebagaimana yang telah ia janjikan. Kehadirannya di ruang publik pun seolah menegaskan ia tetap beraktivitas normal.