Pekan sembilan Liga Italia menegaskan satu hal: puncak klasemen kini milik Inter dan Lazio, sementara dua raksasa tradisional, Milan dan Juventus, terpeleset pada tengah pekan yang sama, Kamis (29/10/2026).
Dua Kekalahan yang Mengubah Peta
Milan kalah 2-4 dari Bologna di San Siro, kekalahan pertama Rossoneri musim ini di Serie A. Pencetak golnya tidak disebutkan dalam artikel, tetapi konteksnya jelas: delapan pemain absen, termasuk Mario Gila, Chukwueze, Adrien Rabiot, dan Diego Moreira. Pelatih Ruben Amorim menggambarkan timnya kelelahan sejak menit pertama. "Banyak pertandingan, banyak pemain yang absen. Itu sulit bagi kami," katanya kepada DAZN. Milan kini di peringkat lima dengan 18 poin, tujuh poin dari puncak.
Juventus kalah 0-2 di markas Genoa, Stadion Luigi Ferraris. Kingsley Ehizibue mencetak gol pada menit 12 dari umpan Tommaso Baldanzi yang sempat diblok pemain Juventus tetapi tidak sempurna, sebelum Baldanzi sendiri mencetak gol pada menit 28 dari serangan balik yang dipimpin Vitor Carvalho. Kekalahan ketiga Juventus di Liga Italia membuat tim yang menurut artikel dilatih Luciano Spalletti berada di peringkat delapan dengan 14 poin, enam poin dari Como (20) di batas zona Liga Champions.
Klasemen dan Konteks Derby
Hasil pekan sembilan lainnya: Sassuolo 2-6 Lazio; Roma 4-2 Cagliari; Torino 1-3 Como; Parma 0-0 Udinese; Venezia 0-2 Inter; Monza 1-4 Napoli.
Klasemen: 1. Inter 25; 2. Lazio 25; 3. Roma 21; 4. Como 20; 5. Milan 18; 6. Napoli 14; 7. Frosinone 14 (8 laga); 8. Juventus 14; 9. Torino 13; 10. Cagliari 13; 11. Bologna 11; 12. Atalanta 10 (8 laga); 13. Genoa 10; 14. Lecce 9 (8 laga); 15. Sassuolo 8; 16. Monza 7; 17. Udinese 5; 18. Parma 5; 19. Fiorentina 4 (8 laga); 20. Venezia 3.
Derby della Madonnina pada akhir pekan ini menjadi penentu arah: krusial bagi Milan agar tidak menjauh dari empat besar, dan penuh tekanan bagi Inter di tengah persaingan ketat dengan Roma dan Lazio. DAZN dalam artikel hanya disebut sebagai media wawancara Amorim, bukan stasiun siaran laga.