Gemini 4 Carbon trending pada Kamis, 29 Oktober 2026, sehari setelah Google DeepMind resmi memperkenalkannya sebagai model AI terbaru dari keluarga Gemini.
Apa itu Gemini 4 Carbon? Sederhananya, ini adalah model AI kelas atas yang dirancang khusus untuk pekerjaan berat di dunia perangkat lunak dan keamanan siber: menemukan celah keamanan, menguji apakah celah itu benar-benar bisa dieksploitasi, dan membantu memperbaikinya.
Google merilis sederet angka untuk mendukung klaimnya. Carbon meraih skor 59 pada Artificial Analysis Intelligence Index v5.0, tertinggi dalam indeks tersebut. Untuk tolok ukur keamanan, Carbon mencatat 88,2 persen pada SEC-bench Pro, 54,8 persen pada ExploitGym, dan 71,0 persen pada CWE-bench. Sebagai perbandingan, pendahulunya, Gemini 4 Argon, meraih skor 50 pada indeks yang sama.
Mengapa Anda belum bisa mencobanya
Carbon diluncurkan pada 28 Oktober 2026, hanya dua minggu setelah Argon, tetapi aksesnya sengaja dibatasi. Tahap awal hanya dibuka bagi tim keamanan siber terverifikasi, pengelola infrastruktur kritis, dan mitra enterprise lewat Fairwind Program, sebelum diperluas ke pengembang dan bisnis.
Pendekatan bertahap ini dipilih karena kemampuan Carbon bersifat ganda: sangat berguna untuk pertahanan, tetapi juga berisiko bila jatuh ke tangan yang salah. Google menyebut telah memperkuat pengamanan dalam peluncuran ini, dan saham Alphabet dilaporkan naik sekitar 1,5 persen setelah pengumuman.
Harga API Carbon ditetapkan 2 dolar AS per juta token input dan 10 dolar AS per juta token output pada periode pengantar, lalu menjadi 4 dolar AS dan 20 dolar AS setelahnya. Konteksnya mencapai satu juta token, dengan input berupa teks, gambar, video, dan suara.
Intinya: Gemini 4 Carbon adalah kabar besar bagi dunia keamanan siber dan pengembang, tetapi bagi pengguna umum, model ini masih sebatas pengumuman. Tanggal rilis konsumennya belum diumumkan.