Laga melawan Bologna pada Kamis, 29 Oktober 2026 pukul 00.30 WIB di San Siro bukan sekadar pertandingan pekan biasa bagi AC Milan. Ini adalah ujian konsistensi sebelum Derby della Madonnina.
Milan membidik kemenangan liga ketiga beruntun, sesuatu yang disebut belum mereka capai sepanjang 2026, dan ingin mempertahankan status tak terkalahkan. Modalnya adalah kemenangan 2-0 atas Udinese pada akhir pekan lalu serta rekor kandang yang disebut belum kehilangan poin di San Siro sejak pelatih saat ini ditunjuk.
Peta klasemen
Milan menempati peringkat 5 dengan 18 poin dari 8 laga, hasil 5 menang, 3 seri, dan 0 kalah dengan selisih gol 16-7. Di atasnya ada Lazio dengan 25 poin, Inter Milan 22 poin, Roma 21 poin, dan Como 1907 dengan 20 poin. Jarak Milan ke Inter adalah empat poin.
Derby melawan Inter dijadwalkan Minggu, 1 November pukul 02.45 WIB. Hasil melawan Bologna akan menentukan modal Milan menuju derby itu.
Bologna dan sejarah pertemuan
Bologna adalah juara Coppa Italia 2025, tetapi rekor tandangnya ke Milan kurang bersahabat: kalah delapan kali dari 10 kunjungan terakhir. Tim ini baru saja menang 2-0 di markas Cagliari. Sejak Raffaele Palladino mengambil alih dari Domenico Tedesco, Bologna mencatat seri 1-1 melawan Torino, menang 2-1 atas Lecce, kalah di kandang dari Inter, lalu menang di Cagliari.
Sejarah pertemuan berpihak kepada Milan: 90 kemenangan berbanding 54 kekalahan, dengan hanya dua kekalahan dalam 22 pertemuan sejak Mei 2016. Musim lalu, Milan memenangi kedua pertemuan Serie A dengan agregat 4-0. Lima pertemuan terakhir: Bologna 0-3 Milan, Milan 1-0 Bologna, Milan 0-1 Bologna di Coppa Italia, Milan 3-1 Bologna, dan Bologna 2-1 Milan.
Prediksi skor yang disebut dalam pemberitaan: Sportsmole 1-0 untuk Milan, Sportskeeda 1-0 untuk Milan, dan Footballwhispers 1-1.