Jumat (6/11), Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan menjadi panggung reuni. Pelatih Madura United Ze Gomes menghadapi Arema FC, klub Indonesia pertama yang pernah ia latih.
Ze Gomes datang ke Indonesia lewat Arema. Klub itu memperkenalkannya pada pertengahan musim 2024/2025, dan ia memimpin Singo Edan selama 17 pertandingan: 5 menang, 4 imbang, 8 kalah.
Sejumlah pemain Arema saat ini masih dikenalnya dengan baik, yakni kapten Johan Alfarizi, Dendi Santoso, dan bek Kolombia Julian Guevara.
Terima Kasih, tapi Sekarang Saya di Madura
"Ya, saya hanya ingin berterima kasih kepada Arema karena itu adalah klub pertama yang membawa saya ke Indonesia, sebuah klub yang besar," kata pelatih asal Portugal itu.
Nada itu berubah saat bicara soal laga. "Tapi sekarang saya berada di kubu ini, sekarang saya di Madura, ini adalah klub saya dan saya akan berjuang dengan seluruh tenaga saya untuk mencoba meraih tiga poin di kandang kita, karena itulah yang paling penting," tegas Ze Gomes.
Madura, Kuda Hitam Papan Atas
Madura United bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Laskar Sape Kerrab mengumpulkan 16 poin dari 8 laga — 5 kemenangan, 1 imbang, 2 kekalahan — dan menempati papan atas klasemen.
Derby Jatim kali ini pun bukan sekadar soal gengsi daerah. Bagi Ze Gomes, ini adalah ujian membuktikan kesetiaannya pada Madura di hadapan mantan klubnya.