⌂ Beranda › Tren › Penundaan Piala Asia 2027 Dinilai Berkah bagi Timnas Indonesia
Tren

Penundaan Piala Asia 2027 Dinilai Berkah bagi Timnas Indonesia

Penundaan Piala Asia 2027 Dinilai Berkah bagi Timnas Indonesia
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, saat diwawancarai terkait kondisi terkini skuad Timnas Indonesia jelang laga final FIFA Series melawan Bulgaria di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Minggu (29/3/2026)
A A Ukuran Teks16px

Penundaan Piala Asia 2027 tidak disambut dengan keluhan oleh kubu Timnas Indonesia. Ketua BTN Sumardji justru melihatnya sebagai keuntungan: waktu persiapan bertambah panjang.

AFC mengumumkan pada Kamis, 5 November 2026 bahwa Piala Asia 2027 di Arab Saudi ditunda. Jadwal semula 7-27 Januari 2027 berubah menjadi 7 Januari-5 Februari 2027, setelah AFC meninjau jadwal kompetisi, kesiapan venue, dan kalender kompetisi.

Seleksi Lebih Matang

Menurut Sumardji, penundaan memberi pelatih waktu lebih panjang untuk memantau pemain, baik yang bermain di dalam negeri maupun di luar negeri, sehingga seleksi skuad bisa lebih selektif.

"Dengan adanya penundaan ini, pelatih memiliki waktu lebih panjang untuk memantau pemain. Ini menjadi keuntungan bagi kami karena bisa lebih selektif dalam memilih pemain," kata Sumardji.

Kesepakatan Semua Negara

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan keputusan penundaan merupakan kesepakatan seluruh negara peserta. Pernyataan itu disampaikan di Stadion ASIOP, Cempaka Putih, Jakarta, Kamis, 5 November 2026.

"Seperti yang saya sampaikan, keputusan tersebut merupakan kesepakatan seluruh negara sehingga kita harus mengikuti. Namun, jika ditanya apakah menguntungkan Indonesia, saya melihat ini menjadi keuntungan karena persiapan tim menjadi lebih panjang," ujar Erick Thohir.

Lawan Indonesia di grup Piala Asia 2027 belum disebut dalam artikel tersebut.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru