⌂ Beranda › Tren › Spalletti: Hargai Setiap Kemenangan Juventus, Termasuk atas AZ Alkmaar
Tren

Spalletti: Hargai Setiap Kemenangan Juventus, Termasuk atas AZ Alkmaar

Spalletti: Hargai Setiap Kemenangan Juventus, Termasuk atas AZ Alkmaar
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, dalam sesi jumpa pers menjelang laga menghadapi Udinese pada babak 16 besar Coppa Italia di Stadion Allianz, Senin (1/12/2025)
A A Ukuran Teks16px

Luciano Spalletti menyampaikan pesan khusus usai Juventus menang 2-1 di kandang AZ Alkmaar. Ia meminta publik menghargai setiap kemenangan, terutama yang diraih di kandang lawan yang sulit.

Laga fase liga Liga Europa itu digelar Kamis, 5 November 2026 dini hari WIB. Kemenangan Juventus mengakhiri rekor AZ Alkmaar yang tak terkalahkan di kandang selama tiga tahun.

"Terkadang, kemenangan kami selalu dianggap sepele karena lawan yang kami hadapi dianggap tidak terlalu kuat. Padahal, AZ adalah tim yang sangat kuat di kandang," kata Spalletti.

"Kami Bermain dengan Sangat Baik"

"Saya tidak akan membiarkan siapa pun meremehkan kemenangan ini. Kami bermain dengan sangat baik dan pantas mendapatkan hasil ini," ujar Spalletti.

Ia menilai kemenangan itu sebagai bukti Juventus bisa bersaing di level Eropa. "Kami harus terus bekerja keras dan tidak boleh terlena. Kemenangan ini adalah bukti bahwa kami bisa bersaing di level Eropa," katanya.

Cara Berpikir yang Harus Diubah

"Kita selalu menilai sesuatu dari sudut pandang yang salah. Jika Juventus menang, orang-orang akan berkata bahwa lawan mereka lemah. Jika Juventus kalah, orang-orang akan berkata bahwa Juventus tidak memiliki kualitas," ujar Spalletti.

"Kita harus mengubah cara berpikir ini. Kita harus menghargai setiap kemenangan, terutama ketika kita bermain di kandang lawan yang sulit," katanya.

Berani Ambil Risiko

Spalletti senang melihat pemainnya berani mengambil risiko, bermain lebih ke depan, dan membawa permainan ke wilayah AZ, bukan hanya bertahan di bawah tekanan.

"Fakta bahwa kami datang ke sini dan menerima duel tersebut, bermain hingga ke wilayah mereka dan menerima tantangan itu, merupakan kemenangan terbesar," ujarnya. "Saya juga menyukai sikap para pemain di bangku cadangan, yang terus berteriak dan merasakan pertandingan seolah-olah mereka berada di lapangan."

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru