⌂ Beranda › Tren › Usai Kalahkan Inter, AC Milan Justru Tumbang 0-2 dari Ferencvaros
Tren

Usai Kalahkan Inter, AC Milan Justru Tumbang 0-2 dari Ferencvaros

Usai Kalahkan Inter, AC Milan Justru Tumbang 0-2 dari Ferencvaros
Pelatih AC Milan Ruben Amorim saat memberikan instruksi kepada pemainnya • Marco Luzzani/Getty Images
A A Ukuran Teks16px

AC Milan kalah 0-2 dari Ferencvaros di San Siro pada Liga Europa, Jumat 6 November 2026 dini hari WIB, hanya beberapa hari setelah mengalahkan Inter Milan 3-1 di Serie A.

Perbedaan penampilan Milan di dua laga itu sulit dijelaskan. Melawan Inter, mereka tampil meyakinkan dan menang 3-1. Melawan Ferencvaros, mereka justru kebobolan dua gol di kandang sendiri dan pulang tanpa satu pun poin.

Ini adalah kekalahan ketiga Milan dari empat laga pertama di Liga Europa. Catatan itu menempatkan Rossoneri dalam posisi yang sangat sulit untuk lolos ke babak berikutnya.

Amorim Menyalahkan Kesiapan Tim

Ruben Amorim tidak mencari-cari alasan. Dikutip dari Sky Sports Italia, sang pelatih berkata: "Tidak ada penjelasan. Tidak ada yang bisa saya katakan, terutama mengenai babak pertama. Saya tidak..."

Ia menilai timnya memberi kemenangan itu secara cuma-cuma. "Kami memberikan peluang secara cuma-cuma dan melakukan kesalahan-kesalahan bodoh. Kami tidak siap untuk bermain," kata Amorim.

Yang disalahkan Amorim adalah konsentrasi, mentalitas, dan kesiapan — bukan badai cedera. "Mungkin saya tidak melakukan cukup banyak hal untuk memastikan tim siap. Kami tidak siap beralih dari satu pertandingan ke pertandingan lain," ujarnya.

Evaluasi Menyeluruh Diperlukan

Menurut Amorim, Milan belum siap menjalani dua kompetisi sekaligus. "Kami belum siap bersaing di dua kompetisi. Kami harus memperbaiki pendekatan dan cara kami memandang pertandingan," katanya.

Ia juga mengakui timnya tampil tanpa keberanian. "Kami harus menemukan solusi. Malam ini kami tidak siap dan tidak menunjukkan keberanian," ujar Amorim.

Meski begitu, ia menutup dengan janji untuk terus berjuang. "Saya tidak akan menyerah pada kompetisi ini. Selama masih memungkinkan secara matematis, kami akan..." lolos, katanya.

Kata-kata itu kini menjadi ujian bagi Milan: peluang matematis masih ada, tetapi penampilan seperti melawan Ferencvaros tidak akan cukup untuk mempertahankannya. Tiga kekalahan dari empat laga pertama menjadi cermin yang sulit dihindari, dan perbaikan harus dimulai dari kesiapan serta keberanian yang diakui Amorim hilang pada laga ini.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru