⌂ Beranda › Tren › 5 Fakta Mediasi Ruben-Sarwendah: Usulan Damai Ditolak, 10 November Penentu
Tren

5 Fakta Mediasi Ruben-Sarwendah: Usulan Damai Ditolak, 10 November Penentu

5 Fakta Mediasi Ruben-Sarwendah: Usulan Damai Ditolak, 10 November Penentu
Ruben Onsu • Muhammad Ahsan Nurrijal / detikHot
A A Ukuran Teks16px

Usulan damai Ruben Onsu ditolak Sarwendah dalam mediasi Selasa (3/11). Berikut lima fakta penting dari perseteruan keduanya soal cicilan rumah Rp12,4 miliar di BCA.

1. Usulan Damai: Cicilan Tanggung Jawab Bersama

Pihak Ruben mengajukan usulan damai kepada hakim mediator dalam mediasi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Pengacara Ruben, Raka Kariti Suprapto, menjelaskan inti usulan itu: cicilan rumah dan utang bank merupakan tanggung jawab bersama hingga lunas.

"Intinya dari pihak Ruben, dari pihak kami menyampaikan bahwasanya terhadap cicilan-cicilan itu merupakan tanggung jawab bersama, tanggung jawab kedua belah pihak hingga lunas," kata Raka.

Menurutnya, tidak ada klaim yang menyatakan Ruben bertanggung jawab penuh melunasi Rp12,4 miliar tersebut, sebagaimana tertulis dalam Akta 39.

"Tidak ada klaim yang menyatakan, bahwasanya Ruben selaku orang yang bertanggung jawab penuh untuk melunasi utang-utang tersebut sebagaimana yang tertulis dalam Akta 39," ujar Raka.

2. Sarwendah Menolak Lewat Video Call

Sarwendah menolak usulan damai itu melalui video call di hadapan hakim. Pengacaranya, Jaenudin, menyebut usulan itu meminta kliennya membayar sisa cicilan sendirian dengan alasan kendala finansial.

"Sarwendah sudah jelas-jelas di depan hakim melalui video call menolak tawaran itu. Karena tidak ada tanggung jawab dari pihak RO. Seolah lepas tangan: ya sudah itu aset Anda, silakan selesaikan. Hal itu tentu tidak bisa dibenarkan," kata Jaenudin.

3. Akta 39 dan Janji WhatsApp Jadi Pegangan Sarwendah

Sarwendah bersikukuh gugatan sejak awal menyebut pelunasan penuh adalah tanggung jawab Ruben. Selain perjanjian pascacerai Akta Nomor 39, ia juga mengacu pada percakapan WhatsApp dengan Ruben sebelum bercerai, di mana Ruben disebut berjanji menyelesaikan tanggung jawab rumah dan BCA sampai selesai.

"Percakapan itu antara Sarwendah dengan mantan suaminya. Isinya menerangkan bahwa rumah, tanggung jawab di BCA itu beliau yang akan menyelesaikan sampai selesai," ujar Jaenudin.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru