⌂ Beranda › Tren › Mengurai Perkiraan Sanksi Manchester City: 114 Dugaan Pelanggaran dan Angka 40-50 Poin
Tren

Mengurai Perkiraan Sanksi Manchester City: 114 Dugaan Pelanggaran dan Angka 40-50 Poin

Mengurai Perkiraan Sanksi Manchester City: 114 Dugaan Pelanggaran dan Angka 40-50 Poin
Etihad Stadium, home of Manchester City. • Chris Morgan / Wikimedia Commons
A A Ukuran Teks16px

Di balik laporan terbaru soal Manchester City, ada tiga hal yang perlu dipisahkan: dugaan, perkiraan sanksi, dan putusan yang belum ada.

Pertama, dugaannya. Kasus ini disebut berangkat dari investigasi tiga setengah tahun mengenai dugaan manipulasi kesepakatan sponsor fiktif senilai sekitar 900 juta poundsterling, atau sekitar Rp21,9 triliun, antara 2009 dan 2018. Selama periode itu, klub milik Sheikh Mansour disebut mengamankan tiga gelar Liga Inggris. City dilaporkan konsisten membantah semua tuduhan dan bertekad melawan lewat jalur hukum.

Kedua, perkiraan sanksinya. Menurut laporan yang beredar, City menghadapi kemungkinan pengurangan 40 hingga 50 poin jika terbukti melakukan 114 pelanggaran aturan keuangan Premier League. Laporan Football Insider yang dikutip menyebut sumber dari FA dan Premier League mengindikasikan sanksi sebesar itu jauh lebih mungkin diterapkan sekaligus dalam satu musim penuh daripada dicicil lintas musim.

Apa yang Dipertaruhkan?

Jika skenario itu benar terjadi, hukumannya melampaui denda besar atau larangan transfer. Pengurangan poin sebesar itu diperkirakan mengeluarkan City dari persaingan papan atas. Putusan akhirnya sendiri diperkirakan keluar paling lambat 8 Februari mendatang, meskipun artikel sumber tidak menyebut tahun pada bagian yang dibaca.

Ketiga, pertarungan hukumnya. Pakar keuangan sepak bola Kieran Maguire dilaporkan menilai City menyiapkan strategi pertahanan agresif dan sangat mahal, dengan langkah berlapis berupa banding, arbitrase, dan potensi gugatan ke High Court. Pendekatan tersebut diyakini bertujuan menguras keuangan dan memecah suara klub-klub anggota Premier League.

Artikel itu memprediksi klub kecil atau tim promosi seperti Ipswich Town, Sunderland, atau Brentford akan enggan mendanai pertarungan hukum panjang yang tidak langsung memengaruhi target mereka, sementara tekanan besar datang dari klub elite rival yang merasa dirugikan dalam perebutan trofi dan tiket Liga Champions.

Rekor yang Diperkirakan Terlampaui

Jika sanksi ekstrem 50 poin benar-benar dijatuhkan, City diperkirakan memecahkan rekor pengurangan poin terbesar dalam sejarah sepak bola Inggris. Rekor saat ini dipegang Luton Town dengan minus 30 poin pada musim 2008/2009 karena masalah administrasi, diikuti Derby County dengan minus 21 poin. Leeds United dan Rotherham United juga disebut dalam artikel, tanpa angka pengurangan yang dirinci pada bagian yang dibaca. Sampai putusan resmi keluar, semua angka ini tetap berstatus perkiraan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru