⌂ Beranda › Tren › Di Balik Krisis MU: Laporan Keretakan Glazer-INEOS dan Klausul Penentu 2027
Tren

Di Balik Krisis MU: Laporan Keretakan Glazer-INEOS dan Klausul Penentu 2027

Di Balik Krisis MU: Laporan Keretakan Glazer-INEOS dan Klausul Penentu 2027
Manchester United Kantongi Lima Calon Pengganti Sesko, Satu Bek Kiri Juga Diincar • Arne Müseler / Wikimedia Commons
A A Ukuran Teks16px

Bukan hanya hasil di lapangan yang dilaporkan memburuk di Manchester United, melainkan juga hubungan antara pemilik mayoritas dan pengelola operasional klub.

Laporan yang beredar menggambarkan keluarga Glazer kehilangan kesabaran terhadap Sir Jim Ratcliffe. Frustrasi itu, menurut laporan tersebut, dipicu start MU pada musim 2026/2027 yang disebut sebagai yang terburuk dalam hampir 40 tahun. Delapan laga tanpa kemenangan di semua kompetisi menjadi latarnya, dan posisi ke-16 di Liga Inggris dengan tujuh poin dari delapan pertandingan menjadi buktinya: satu menang, empat imbang, tiga kalah, sepuluh gol dicetak, dan 13 gol bersarang ke gawang sendiri.

Yang membedakan laporan kali ini adalah cakupannya. Daily Mail dikutip menyebut kekecewaan Glazer meluas ke penurunan sistemik di berbagai lini operasional sepak bola di bawah INEOS. Sumber internal yang dekat dengan keluarga itu menggambarkan situasi sebagai tragedi yang tidak sesuai harapan maupun janji awal. ESPN pun dilaporkan mengklaim Glazer menilai Ratcliffe mungkin memperburuk keadaan di Old Trafford, dengan kualitas yang menurun di semua departemen.

Tiga Fakta Kunci dari Laporan

Pertama, soal modal dan janji. Ratcliffe membeli 28 persen saham klub dan berkomitmen dana segar hingga 245 juta poundsterling untuk infrastruktur, termasuk renovasi Old Trafford, setelah akuisisi saham minoritas senilai 1,2 miliar poundsterling pada 2024.

Kedua, soal klausul kepemilikan. Sebagaimana dilaporkan, Glazer berhak penuh memaksa Ratcliffe menjual sahamnya bila ada tawaran penuh pihak ketiga. Klausul Februari 2027 disebut semakin penting, karena setelah itu Ratcliffe tidak lagi bisa memblokir penjualan klub di bawah harga awal 25 poundsterling per saham.

Ketiga, soal arah INEOS. Grup itu dilaporkan merampingkan portofolio sepak bolanya, melepas Lausanne-Sport dan menurunkan harga jual OGC Nice. Kombinasi ketiga hal ini, menurut laporan, membuat masa depan proyek INEOS di Old Trafford semakin dipertanyakan.

Ujian berikutnya datang cepat. MU dijadwalkan melawat ke markas Chelsea, Stamford Bridge, pada Sabtu, 31 Oktober 2026, pukul 19.30 WIB, dalam pekan ke-9 Premier League. Laporan itu menilai laga tersebut sebagai momen krusial untuk memutus rekor negatif. Jika kembali gagal, hubungan Glazer dan INEOS disebut bisa kian memburuk, dan krisis manajemen yang mengancam stabilitas serta valuasi komersial klub pun berpotensi berlarut.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru