Selisih klasemen antara Persebaya dan Persijap terlihat lebar, tetapi Bernardo Tavares menolak menjadikannya jaminan. Laga di Gelora Bung Tomo, Jumat (30/10/2026) pukul 19.00 WIB, justru ia perlakukan sebagai ujian sikap.
Persebaya menempati peringkat ketujuh dengan 12 poin dari tujuh laga, bermodal kemenangan Derby Suramadu 3-1 atas Madura United yang mengakhiri dua laga tanpa kemenangan. Di kandang, mereka belum terkalahkan dalam empat laga, dengan dua kemenangan dan dua imbang.
Persijap berada di ujung berlawanan: peringkat ke-18 dengan satu poin dari tujuh laga, tanpa kemenangan, satu imbang, dan enam kekalahan.
Bahaya Meremehkan
Tavares meminta timnya menampilkan sikap, fokus, agresivitas, dan intensitas yang sama seperti melawan Madura United. Pesan itu menegaskan bahwa laga melawan juru kunci justru rawan jebakan jika tim besar kehilangan konsentrasi.
Rekor pertemuan musim lalu memperkuat peringatan itu. Persebaya menang 4-0 di GBT, tetapi kalah 1-3 saat bertandang ke Persijap.
Rotasi dan Panggilan untuk Bonek
Jadwal padat dan kondisi pemain juga menjadi pertimbangan. Tavares mengisyaratkan kemungkinan rotasi, termasuk karena Arief Catur yang ditandu keluar saat melawan Madura United dan belum pulih penuh.
Kepada Bonek dan Bonita, ia meminta dukungan langsung di stadion. Kemenangan tidak hanya menjaga tren positif, tetapi juga bisa mengangkat Persebaya ke lima besar.