Keputusan mencadangkan Emil Audero di Copa del Rey bukan soal kepercayaan yang hilang, melainkan soal prioritas. Rayo Vallecano menyimpannya untuk LaLiga.
Kiper timnas Indonesia berusia 29 tahun itu, yang dipinjamkan Como 1907 ke Rayo Vallecano untuk musim 2026/2027, hanya menonton dari bangku cadangan saat Rayo menang 3-2 atas Recreativo Huelva di putaran pertama Copa del Rey, Rabu (28/10/2026) dini hari WIB.
Dani Cardenas menjadi starter di gawang. Gol Rayo dicetak Alemao dua kali dan Jorge de Frutos satu kali, sedangkan Recreativo membalas lewat Ale Marin dan Paolo Romero.
Rotasi yang Masuk Akal
Pelatih Benat San Jose menyebut pencadangan itu sebagai rotasi demi menjaga pemain kunci tetap bugar menghadapi LaLiga. Audero memang menjadi figur sentral di liga, dengan penampilan di semua laga LaLiga Rayo belakangan dan sepuluh gol kebobolan.
Cardenas biasanya menjadi pelapis, sementara Augusto Batalla masih memulihkan diri dari cedera. Hierarki itu menegaskan bahwa Audero tetap pilihan utama di kompetisi yang paling menentukan.
Ujian Berikutnya
Futbol Fantasy memprediksi Audero kembali menjadi starter saat Rayo menjamu Celta Vigo pada Sabtu (31/10/2026) dini hari WIB di pekan ke-11 LaLiga, dengan Iván Balliu, Florian Lejeune, Mujaid Sadick, dan Adrià Pedrosa di lini belakang.
Rayo berada di peringkat ke-16 dengan sembilan poin, hanya satu poin di atas Espanyol di zona degradasi. Laga melawan Athletic Bilbao sebelumnya dihentikan wasit pada menit 27 karena perilaku penonton pada skor 0-0.
Dengan posisi yang mepet, menyimpan kiper utama untuk liga adalah langkah antisipasi yang logis.
