⌂ Beranda › Tren › Telat Panas, Cara Inter Milan Memenangi Laga demi Laga
Tren

Telat Panas, Cara Inter Milan Memenangi Laga demi Laga

Telat Panas, Cara Inter Milan Memenangi Laga demi Laga
A A Ukuran Teks16px

Ada tim yang menang dengan nyaman, dan ada Inter Milan musim ini: menang di ujung, lewat gol-gol menit kritis yang membuat suporter menahan napas hingga akhir.

Di musim penuh kedua Cristian Chivu, Inter 2026/2027 mengoleksi serangkaian kemenangan dramatis. Yang terbaru terjadi di Venezia pada pekan kesembilan Serie A, Kamis (29/10/2026) dini hari, dengan kemenangan 0-2 lewat gol bunuh diri Matias Moreno menit 80 dan Redouane Halhal menit 82.

Melawan tim juru kunci sekalipun, Inter tetap menunggu hingga sepuluh menit terakhir untuk memastikan tiga poin.

Pola yang Berulang

Pekan sebelumnya, Minggu (25/10/2026), Inter tertinggal dari Fiorentina lewat gol Alex Jimenez menit 65 di San Siro. Kemenangan 2-1 akhirnya diraih lewat gol injury time babak kedua dari Marcus Thuram dan Piotr Zielenski.

Daftar serupa mencakup Napoli 3-2, di mana Inter tertinggal 0-2 hingga menit 55 sebelum Thuram menit 82 dan Lautaro Martinez menit 90+1 membalikkan keadaan, serta laga melawan Real Madrid 2-1, AS Roma 2-2, Club Brugge 4-3, Bologna 1-3, dan Shakhtar Donetsk 1-0.

Mentalitas Menit Akhir

Rekor sembilan kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan dari 12 laga di dua kompetisi menunjukkan pola ini bukan sekadar keberuntungan sesaat. Inter musim ini punya mentalitas untuk terus menekan hingga akhir.

Bagi lawan, itu kabar buruk: unggul atas Inter tidak pernah terasa aman sebelum peluit panjang.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru