Jumlah pengikut sering diukur sebagai popularitas. Bagi Federico Valverde, 21 juta pengikut di Instagram berubah menjadi alat bantu darurat setelah kecelakaan kereta di Spanyol.
Kapten Real Madrid asal Uruguay itu membagikan ulang imbauan orang hilang dari keluarga korban, informasi donor darah, dan nomor kontak darurat. Hingga Kamis siang (29/10/2026) WIB, sedikitnya 12 unggahan orang hilang dari keluarga sudah diperkuat.
Kecelakaan terjadi Rabu (28/10/2026) di Urda, Toledo, selatan Madrid, ketika dua kereta cepat bertabrakan setelah gangguan sistem komputer. Mengutip BBC, sedikitnya 68 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka.
Skala Gangguan
Menteri Transportasi Spanyol Óscar Puente menyebut gangguan itu menyebabkan penghentian awal enam kereta, termasuk dua kereta yang bertabrakan.
Di tengah kepanikan dan pencarian kabar, jangkauan Valverde membantu informasi keluarga korban tersebar lebih luas dan cepat.
Respons Sepak Bola Spanyol
Real Madrid, yang disebut dalam artikel sumber dilatih Jose Mourinho, mengheningkan cipta sebelum latihan dan membatalkan semua agenda komersial. Federasi Sepak Bola Spanyol menunda sejumlah laga awal Copa del Rey yang dijadwalkan hari itu.
Laga Real Madrid berikutnya yang disebut adalah melawan Racing Santander pada Minggu (1/11). Namun aksi Valverde sudah lebih dulu memberi contoh: pengaruh di media sosial bisa menjadi saluran kemanusiaan saat dibutuhkan.