Transformasi Rizky Ridho di Persija Jakarta mengundang tanda tanya, dan Shin Tae-yong akhirnya menjelaskan logikanya. Sang bek digeser menjadi gelandang karena kebutuhan taktik, bukan sekadar coba-coba.
Skema awal Persija memakai tiga bek: Ridho, Radovan Pankov, dan Denis Kolinger. Begitu Shin beralih ke dua bek tengah, Pankov dan Kolinger menjadi pilihan utama di belakang, dan ruang baru terbuka untuk Ridho di tengah.
Di sana, Ridho bertugas menjaga sirkulasi bola tetap hidup, menghubungkan lini, dan membantu pembangunan serangan dari belakang. Fleksibilitasnya membuat pelatih asal Korea Selatan itu leluasa meracik formasi.
Langsung Berbuah Gol
Hasilnya terasa cepat. Pada Senin, 26 Oktober 2026, Ridho mencetak gol penentu kemenangan 2-1 Persija atas Persik Kediri di Jakarta International Stadium.
Sikap Ridho pun sejalan dengan keputusan pelatihnya: siap bermain di posisi apa pun, sambil terus belajar dari cara bermain gelandang Eropa untuk menyesuaikan diri dengan skema baru.