Pergantian pelatih sering mengubah peta skuad, dan Rafael Struick merasakannya langsung: sejak John Herdman menggantikan Patrick Kluivert, namanya belum kembali ke timnas senior Indonesia.
Respons Struick justru jauh dari drama. Penyerang Dewa United itu memilih tidak memasang ekspektasi tinggi, sebuah sikap yang menunjukkan kedewasaan dalam menyikapi persaingan di tim nasional.
Logikanya sederhana: tampil maksimal di klub adalah jalan terbaik untuk kembali. Ia mengaku fokus bekerja keras dan memberikan 100 persen untuk Dewa United, dengan kesiapan penuh jika panggilan datang.
Pesan Kesetaraan
Berbicara di CGV Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (28/10/2026), Struick juga menyampaikan pesan yang lebih luas. Pemain lokal dan naturalisasi, menurutnya, setara karena memiliki darah Indonesia yang sama.
Konteks pembicaraannya adalah film dokumenter The Longest Wait, yang mengisahkan perjalanan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Indonesia beserta momen di balik layarnya. Struick mengajak suporter menonton film tersebut.
Menunggu dengan Kerja
Bagi seorang penyerang, menunggu panggilan bisa menjadi masa yang berat. Struick memilih mengisinya dengan hal yang bisa ia kendalikan: performa di Dewa United. Jika Herdman memanggil, ia menyatakan selalu siap.