⌂ Beranda › Tren › Mourinho: Madrid Tak Boleh Euforia, Tebas Harus Beri Kami Ketenangan
Tren

Mourinho: Madrid Tak Boleh Euforia, Tebas Harus Beri Kami Ketenangan

Mourinho: Madrid Tak Boleh Euforia, Tebas Harus Beri Kami Ketenangan
Jose Mourinho, pelatih Real Madrid • Wikimedia Commons / Hilmi Hacaloğlu
A A Ukuran Teks16px

"Anda tidak pernah bisa euforia setelah kemenangan di Real Madrid. Di sini, kemenangan adalah hal yang biasa." Kalimat Jose Mourinho itu mengiringi kemenangan 3-0 Real Madrid atas Valencia di Stadion Mestalla pada Minggu (8/11/2026) dini hari WIB, hasil yang membuat Los Blancos menyamai 30 poin Barcelona di puncak LaLiga.

Gol-gol Federico Valverde, Arda Guler, dan Kylian Mbappe menutup periode sebelum jeda internasional dengan manis. Barcelona memimpin klasemen dengan 30 poin dari 11 laga, Madrid menyamai poin itu dari 12 laga, dan Atletico Madrid membuntuti dengan 28 poin.

Mourinho mengaku puas dengan timnya. "Saya menyukai tim ini. Tim ini memiliki perasaan yang baik," katanya dalam konferensi pers pasca-laga, dikutip dari Bernabeudigital.

Pujian untuk Ruang Ganti

Pelatih anyar Madrid itu mengapresiasi keharmonisan ruang ganti serta kualitas permainan anak asuhnya. Menurutnya, dominasi penguasaan bola membuat tim nyaris tidak perlu bertahan, dan keharmonisan itu adalah jasa para pemain, bukan dirinya, meski ada yang harus duduk di bangku cadangan.

Namun, Mourinho tidak menutupi kekesalannya terhadap jadwal. Ia mengecam Presiden LaLiga Javier Tebas terkait padatnya jadwal tanding dan minimnya waktu pemulihan usai laga tandang Eropa melawan AEK Athens di Athena.

Protes soal Jadwal

Skuad Madrid mendarat pukul 03.00 pagi setelah laga di Athena dan beristirahat di fasilitas latihan Valdebebas. Mourinho menilai situasi itu sangat merugikan para pemain.

"Saya tidak punya pesan untuk Javier Tebas. Saya harus rendah hati karena mereka memiliki semua kekuasaan. Saya hanya meminta agar mereka tidak melakukan ini lagi kepada kami," ujar Mourinho. "Ini tidak masuk akal, ini lelucon. Saya meminta mereka untuk membiarkan kami tenang," katanya.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru