Tujuh poin dari sembilan laga, peringkat 18, dan hanya satu kemenangan kandang musim ini. Itulah kondisi Manchester United menjelang laga pekan ke-10 Liga Inggris melawan Aston Villa di Old Trafford pada Minggu (8/11/2026) pukul 23.30 WIB.
United berada tepat di atas Crystal Palace dan Sunderland. Kemenangan atas Villa menjadi harga mati bila mereka ingin keluar dari zona degradasi. Rekor kandang mereka musim ini memang memprihatinkan: dari empat laga di Old Trafford, hanya satu yang dimenangi, dua berakhir kekalahan, dan satu imbang.
Aston Villa yang dilatih Unai Emery juga tidak sedang dalam kondisi terbaik. Mereka kalah 0-3 dari Barcelona di Camp Nou pada laga terakhir dan tanpa kemenangan dalam tiga laga di tiga kompetisi berbeda.
Modal Comeback atas Roma
United membawa modal kemenangan 3-2 atas AS Roma lewat comeback di Liga Champions, yang mengakhiri rentetan tanpa kemenangan. Pelatih Michael Carrick berharap momentum itu berlanjut.
"Terserah kita untuk melanjutkan momentum ini, malam melawan AS Roma terasa fantastis dan istimewa, kami bermain sangat baik dan sangat pantas mendapat kemenangan itu," kata Carrick, dikutip dari situs Manchester United.
"Malam melawan AS Roma benar-benar bagus, tetapi belum ada kata selesai, belum ada yang dicapai," ujarnya. "Itu hanyalah satu momen yang perlu kita gunakan untuk melangkah maju. Jelas kita membutuhkan lebih banyak momen seperti itu kedepannya," kata Carrick.
Semua Prediksi Menjagokan Villa
Namun, para pengamat justru menjagokan tim tamu. Sportsmole, Whoscored, dan Sportskeeda sama-sama memprediksi Manchester United kalah 1-3 dari Aston Villa. Artikel menyebut sebagian besar bursa prediksi memperkirakan United kalah dengan skor 1-3.
Bila United mampu membalikkan prediksi itu, kemenangan akan menjadi awal kebangkitan sekaligus langkah keluar dari zona merah.