⌂ Beranda › Tren › Kenapa Veda Ega Pratama Trending? Siap Balapan di Qatar Usai Viral Belalang Goreng
Tren

Kenapa Veda Ega Pratama Trending? Siap Balapan di Qatar Usai Viral Belalang Goreng

Kenapa Veda Ega Pratama Trending? Siap Balapan di Qatar Usai Viral Belalang Goreng
Veda Ega Pratama membalap di Moto3 GP Republik Ceko 2026 • Katuš Rumíšková / Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)
A A Ukuran Teks16px

Nama Veda Ega Pratama trending pada Jumat pagi, 6 November 2026, menjelang Moto3 Qatar. Pembalap 17 tahun asal Gunungkidul itu sebelumnya viral gara-gara makan belalang goreng di parc fermé Sepang usai finis kedua di Moto3 Malaysia.

Kenapa Veda ramai dibicarakan? Ada dua alasan. Pertama, aksinya yang unik di Sirkuit Sepang pada Minggu, 1 November 2026: usai meraih posisi kedua, Veda spontan menyantap walang goreng dan menawarkannya kepada Maximo Quiles, juara balapan. Quiles kaget dan berkomentar, "Oh enggak," dan "Wah, gila kamu."

Kedua, Veda akan segera balapan lagi. Moto3 Qatar 2026 digelar di Sirkuit Internasional Lusail pada 6–8 November 2026, dengan latihan bebas pada Jumat, kualifikasi Sabtu, dan balapan utama Minggu.

Siapa Veda Ega Pratama?

Veda adalah pembalap binaan PT Astra Honda Motor yang memperkuat Honda Team Asia di kelas Moto3. Di musim debutnya ini, ia sudah beberapa kali naik podium dan kini menempati peringkat ketujuh klasemen sementara dengan 131 poin.

Di Sepang, ia merangsek dari posisi kedelapan hingga finis kedua di belakang Quiles. Veda menyebut targetnya di tiga seri tersisa adalah menambah jam terbang, memberikan yang terbaik, dan mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya tanpa terjatuh.

Belalang Goreng dan Lusail

Soal belalang goreng, Veda mengaku sengaja membawa camilan khas daerahnya itu sebagai promosi makanan Gunungkidul. Ia menyukainya karena rasa dan kenangan masa kecil, bukan karena protein. Manajer timnya, Hiroshi Aoyama, bahkan pernah mencobanya di Jepang, dan anggota tim ikut mencicipi pada Sabtu sebelum balapan.

Soal Lusail, Veda punya modal bagus. Ia sudah empat kali balapan di sana dan dua di antaranya berakhir juara, yakni saat memenangi dua balapan Asia Talent Cup 2023 di usia 14 tahun. Balapan pertamanya di Lusail terjadi setahun sebelumnya, pada Asia Talent Cup 2022.

Belajar dari Data Pembalap Jepang

Di balik performanya, Honda Team Asia selalu membandingkan data balap Veda dengan data Taiyo Furusato, pembalap Jepang yang kini naik ke Moto2. Di setiap sirkuit, sejak awal musim, catatan waktu Veda dibandingkan dengan waktu terbaik Furusato, termasuk pada sesi latihan bebas pertama.

Rekan senegara Veda, Mario Suryo Aji, juga akan tampil di Qatar pada kelas Moto2. Mario ingin tampil lebih tenang setelah gagal finis di Malaysia dan menyebut Lusail sebagai salah satu layout favoritnya. Keduanya sudah berada di Qatar dan menyebut situasi di sana berjalan normal menjelang akhir pekan balapan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru