Jerome Polin menjadi sasaran kritik sebagian fans Raffi Ahmad yang menudingnya kacang lupa kulit; dua hal menjadi pangkal tudingan itu, yakni pernyataannya soal pihak paling berjasa dan pengakuannya sendiri tentang efek besar tag dari Aa Raffi.
Perbincangan soal Jerome Polin dan Raffi Ahmad tiba-tiba memanas di media sosial. Influencer asal Surabaya itu dikecam sebagian penggemar Raffi Ahmad, sang Sultan Andara, yang memenuhi kolom komentar dengan kritik. Salah satu komentar yang mencerminkan kemarahan itu berbunyi: "Lu sekarang bisa kayak gini tuh karena Raffi Ahmad".
Pernyataan yang Dipersoalkan Penggemar
Semua bermula dari pernyataan Jerome dalam sebuah podcast atau video. Membahas orang-orang yang berjasa atas kesuksesannya, Jerome menyampaikan pada intinya bahwa tidak ada satu pihak yang paling berjasa dan kesuksesannya bukan karena satu orang saja. Bagi sebagian penggemar Raffi Ahmad, kalimat itu terdengar seperti pengecilan terhadap peran besar idola mereka. Nada kekecewaan itu kemudian menyebar dari satu komentar ke komentar lain, sampai akhirnya membentuk gelombang kecaman yang membuat nama Jerome ramai dibicarakan jauh melampaui isi podcast itu sendiri.
Jerome sendiri, dalam pengakuannya, tidak pernah menyatakan sukses semata karena dirinya. Ia mengakui banyak pihak yang membantunya, hanya saja ia juga menegaskan tidak ada satu pihak yang paling menentukan. Pernyataan yang bagi Jerome merupakan pengakuan terbuka itu justru ditafsirkan sebagian penggemar sebagai tanda lupa jasa, hingga melekatlah tudingan "kacang lupa kulit" — sebuah label dari sebagian publik dan penggemar, bukan penilaian yang ditetapkan sebagai fakta.
Jerome Mengakui Hidupnya Berubah Usai Di-tag Raffi
Alasan kedua datang dari mulut Jerome sendiri. Ia mengakui namanya melejit setelah di-tag Raffi Ahmad, dengan ucapan persisnya: "Dan dari situ kan aku ditag sama Aa Raffi, langsung naik banget aku di situ." Pengakuan itu dilanjutkan dengan gambaran lonjakan pengikutnya: "Instagram langsung naik 100 ribu dan sebagainya."
