Pencarian "villarreal vs psg" menembus lebih dari 100 ribu pada Rabu pagi, 4 November 2026, setelah PSG menang 6-0 di kandang Villarreal. Laga ini trending bukan hanya karena skornya yang besar, tetapi karena cara PSG meraihnya: cepat, brutal, dan bersejarah.
Fakta pertama yang membuat laga ini istimewa adalah statusnya sebagai pertemuan resmi pertama kedua klub sepanjang sejarah. Villarreal menjamu juara bertahan Liga Champions di Estadio de la Ceramica, dan pertemuan perdana itu berakhir dengan kekalahan terbesar yang mungkin dibayangkan tuan rumah.
Fakta kedua adalah kecepatan keruntuhan Villarreal. PSG unggul 4-0 hanya dalam 16 menit lebih dua detik, lewat Joao Neves pada menit ke-9, Desire Doue pada menit ke-12, Senny Mayulu pada menit ke-13, dan Fabian Ruiz pada menit ke-17. Tidak ada tim sebelumnya yang mencetak empat gol secepat itu dalam satu laga Liga Champions.
Setelah itu, laga praktis sudah selesai sebagai kontes. Fabian Ruiz menambah gol keduanya pada menit ke-50, dan David Boly menutup skor menjadi 6-0 pada menit ke-78, hanya dua menit setelah masuk sebagai pemain pengganti.
Apa Artinya Bagi Kedua Tim
Bagi PSG, kemenangan ini melengkapi empat kemenangan dari empat laga fase liga dengan 12 poin dan 20 gol. Mereka juga memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi 14 laga di Liga Champions, dengan kemenangan sebelumnya atas Slovan Bratislava, Manchester City, dan Barcelona.
Bagi Villarreal, kekalahan ini membuat mereka tertahan dengan tiga poin dari empat laga. Tim asuhan pelatih yang datang dengan rencana agresif itu justru kehilangan bentuk permainan begitu gol pertama bersarang, dan kesalahan-kesalahan di lini belakang dihukum satu per satu oleh PSG.
Langkah berikutnya bagi kedua tim akan terjadi pada 25 November 2026: PSG menjamu AS Roma di Paris, sementara Villarreal bertandang ke Slavia Praha. Hingga saat itu, skor 6-0 di La Ceramica akan tetap menjadi salah satu hasil paling dibicarakan pada fase liga musim ini.
