Lebih jauh, Jerome menggambarkan betapa menentukan momen tersebut bagi hidupnya: "Jadi kalau inget sekarang kan sekarang kan, 3 tahun setelah itu, itu bener-bener ngerubah hidup aku." Pengakuan sejelas itu membuat sebagian publik menilai Jerome memang berhutang jasa atas melejitnya namanya, salah satunya kepada Raffi Ahmad.
Menariknya, kedua alasan yang dipakai penggemar untuk menuding Jerome justru menunjukkan adanya ketegangan antara dua cara memandang kesuksesan seorang kreator. Jerome menekankan bahwa banyak pihak berperan dalam perjalanannya, sementara sebagian penggemar Raffi Ahmad menyoroti satu momen yang mereka anggap paling menentukan, yakni ketika nama Jerome diangkat oleh sang Sultan Andara hingga pengikutnya melonjak drastis.
Atas dasar penilaian itulah sebagian publik menganggap Jerome kacang lupa kulit terhadap Raffi Ahmad. Sekali lagi, kesimpulan itu adalah persepsi publik, bukan pengakuan Jerome bahwa dirinya tidak tahu berterima kasih, dan tidak ada pernyataan bahwa Jerome menghina Raffi Ahmad dalam polemik ini. Perdebatan ini pun masih menyisakan ruang tafsir yang lebar, sebab ucapan Jerome sendiri sebenarnya memuat pengakuan terbuka atas besarnya peran momen bersama Raffi Ahmad dalam hidupnya.