Baca juga: Terungkap Fakta Baru Kecelakaan Maut Exit Tol Bawen Semarang, Ternyata Ngak Sesimple Itu
Dia menggoreskan kerisnya di cabang pohon di suatu desa di wilayah Pemalang, yang kemudian dikenal sebagai Panggarit, berasal dari kata "pang" yang berarti cabang, dan "garit" yang berarti goresan.
Wilayah ini sekarang dikenal sebagai Desa Panggarit, dengan petilasan Pangeran Benawa yang disebut Jambandalem.
Adapun nama "Pemalang" sendiri konon sudah digunakan sejak zaman Majapahit. Daerah ini dijadikan pangkalan perang oleh Patih Gajah Mada dalam perang melawan Sriwijaya.
Ki Buyut Jiwandono atau Ki Buyut Banjaransari, tokoh besar di daerah ini, memberikan dukungan penuh terhadap Majapahit sehingga wilayah Pemalang dijadikan daerah perdikan, yang bebas dari pembayaran pajak.
Hari Jadi Kabupaten Pemalang saat ini ditetapkan pada tanggal 24 Januari 1575, mengacu pada saat Pangeran Benawa mengambil alih kekuasaan di daerah ini.
Meskipun pernah ada saran untuk menetapkannya pada tanggal 20 Juli 1823, ketika Pangeran Diponegoro mengumumkan perlawanan terhadap Belanda, tanggal 24 Januari tetap diakui sebagai Hari Jadi Kabupaten Pemalang hingga saat ini.