RIVAL.co.id - PT Pertamina (Persero) telah mengumumkan rencana peluncuran produk baru dalam waktu dekat, yaitu bioetanol. Produk ini merupakan hasil campuran Pertamax dengan etanol sebanyak 5%.
Dengan campuran tersebut, produk bioetanol ini akan memiliki oktan yang lebih tinggi dibandingkan Pertamax biasa, mencapai angka 95.
Meskipun tanggal peluncuran belum diungkapkan, Pertamina memberikan beberapa bocoran terkait harga produk BBM baru ini.
Ketika ditanya apakah harga bioetanol lebih tinggi daripada Pertamax, Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, memberikan petunjuk.
"Harganya belum, sepertinya iya," ujarnya pada Senin (12/6/2023).
Namun, ketika ditanya apakah harga bioetanol akan lebih rendah dari Pertamax Turbo, yang merupakan jenis BBM dengan oktan tertinggi yang ditawarkan oleh Pertamina sebesar 98, Fadjar belum dapat memberikan informasi lebih lanjut.
"Harga belum," ungkapnya.
Sebelumnya, Fadjar telah menyebutkan bahwa harga resmi untuk bioetanol belum ditentukan, tetapi diperkirakan akan lebih tinggi daripada Pertamax.
"Sepertinya (lebih tinggi dari Pertamax) karena komposisinya terdiri dari Pertamax + etanol 5 persen. Oleh karena itu, RON-nya juga lebih tinggi daripada Pertamax," jelasnya kepada detikcom pada Jumat (9/6).
Saat ini, harga Pertamax di Jakarta dan sekitarnya adalah Rp 12.400 per liter. Sementara itu, harga Pertamax Turbo dijual seharga Rp 13.600 per liter.
Dengan peluncuran produk bioetanol ini, Pertamina berharap dapat memberikan alternatif bahan bakar yang lebih ramah lingkungan dan memberikan kontribusi positif dalam upaya transisi ke energi yang lebih berkelanjutan.