⌂ Beranda News Lord of the Rings: The Hunt for Gollum Gunakan AI untuk Atasi Masalah Penuaan Karakter

Lord of the Rings: The Hunt for Gollum Gunakan AI untuk Atasi Masalah Penuaan Karakter

Lord of the Rings: The Hunt for Gollum Gunakan AI untuk Atasi Masalah Penuaan Karakter
Ilustrasi: Lord of the Rings: The Hunt for Gollum Gunakan AI untuk Atasi Masalah Penuaan Karakter
A A Ukuran Teks16px

Waralaba The Lord of the Rings bersiap untuk ekspansi besar dengan film terbaru, The Lord of the Rings: The Hunt for Gollum.

Film ini akan menampilkan aktor Gollum, Andy Serkis, yang kini duduk di kursi sutradara.

>>> Serial Superhero Terbaik Prime Video Dapat Kabar Gembira Kembali

Cerita film ini berlatar di antara peristiwa The Hobbit dan trilogi The Lord of the Rings.

Film ini akan mengikuti pencarian Aragorn untuk menemukan Gollum dan memverifikasi identitas Cincin Utama sebelum jatuh ke tangan pasukan Sauron.

Namun, tantangan muncul karena sudah 25 tahun sejak The Lord of the Rings: The Fellowship of the Ring dirilis.

Banyak aktor yang tampil di trilogi asli kini telah menua secara alami.

Pemanfaatan AI untuk De-aging Karakter

Menjawab pertanyaan seputar teknologi film, Andy Serkis mengonfirmasi penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam The Hunt for Gollum.

"Ada sedikit de-aging untuk beberapa karakter dan machine learning adalah bagian dari prosesnya," ujar Serkis dalam wawancara dengan Variety.

Serkis menjelaskan bahwa AI digunakan untuk tujuan yang sangat spesifik, yaitu mengatasi masalah penuaan karakter.

Ia membandingkannya dengan penggunaan AI dalam film-film sebelumnya, seperti program MASSIVE yang memungkinkan ribuan orc memiliki pola pikir individual.

Meskipun demikian, Serkis menegaskan bahwa setiap adegan dalam film ini dibuat dengan cara tradisional.

>>> 7 Anime Klasik yang Wajib Ditonton Penggemar Baru

Ia juga menekankan keinginannya untuk menggabungkan berbagai teknik pembuatan film, mulai dari miniatur hingga prostetik.

Terkait pandangannya tentang AI secara umum, Serkis melihatnya sebagai alat kreatif yang berharga, selama tidak bersifat eksploitatif, merusak, atau menyebarkan kebohongan.

Ia membandingkan AI dengan gambar referensi di masa lalu yang kini bisa dihasilkan melalui prompt.

"Kita adalah orang tua dari AI, dan kita harus menjadi orang tua yang baik dan mengajarkan AI dengan baik.

Jika kita mengajarkan AI dengan baik, maka AI dapat membantu kita di banyak industri," tambahnya.

Peran Aktor Tetap Tak Tergantikan

Mengenai masa depan aktor di era AI, Serkis memiliki pandangan optimis.

Ia percaya bahwa esensi penceritaan dan drama yang terjadi antar aktor tidak akan pernah bisa digantikan oleh teknologi.

Menurutnya, performance capture adalah teknologi yang diciptakan oleh aktor. "Saya tidak berpikir Anda akan bisa mengganti performa...

setidaknya belum," katanya.

>>> Jon Ham Hampir Bintangi Game Ikonik Rockstar, LA Noire

The Lord of the Rings: The Hunt for Gollum dijadwalkan rilis pada 17 Desember 2027.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru