Namun, Toji tetap membunuhnya karena Riko hanyalah pion dalam permainan jujutsu. Kebebasan yang ia impikan tidak pernah tercapai.
Choso muncul sebagai penjahat, tetapi kemudian menjadi kakak bagi Yuji. Ia bertarung habis-habisan di Permainan Pembantaian dan akhirnya mengorbankan nyawa untuk melindungi Yuji dari serangan Sukuna.
Sebelum tewas, Choso sempat bertemu kembali dengan saudara-saudaranya yang gugur, Eso dan Kechizu. Keberaniannya memastikan Yuji bisa mengalahkan Sukuna.
Jiwa Megumi dihancurkan oleh Sukuna hingga ia tidak bisa melarikan diri dari keputusasaan. Sukuna menggunakan tubuh Megumi untuk membunuh gurunya sendiri tanpa reaksi apa pun.
Yuji akhirnya berhasil membebaskan Megumi dengan Dismantle yang dirancang khusus, dibantu intervensi Nobara. Namun, Megumi hampir tidak pernah pulih dari trauma itu.
Kematian Satoru Gojo adalah salah satu momen paling kontroversial di JJK. Akutami menyadari bahwa membunuh Penyihir Terkuat adalah cara terbaik untuk menunjukkan Sukuna sebagai ancaman eksistensial.
Gojo bertarung sengit melawan Sukuna di Shinjuku, bahkan berhasil mengalahkan Mahoraga. Namun, Sukuna telah mendapatkan adaptasi yang diinginkannya dan akhirnya membunuh Gojo.
Permainan Pembantaian mengubah Jepang secara fundamental. Tokyo hancur, roh terkutuk berkeliaran, dan dunia mengetahui keberadaan energi terkutuk, memicu konflik diplomatik dan militer.
>>> Jumlah Pelanggan Xbox Game Pass Dilaporkan Jauh di Bawah Target
Di JJK Modulo, Yuji Itadori yang berusia 83 tahun masih memikul beban energi terkutuk. Ia berusaha mencegah kelahiran penyihir baru untuk melindungi dunia dari penderitaan yang ia alami.