Sejak diperkenalkan di Marvel Cinematic Universe (MCU), Peter Parker (Tom Holland) selalu bergantung pada figur-figur yang lebih mapan.
Ia pertama kali menjadi anak didik Tony Stark (Robert Downey Jr.) di Spider-Man: Homecoming, lalu bekerja sama dengan Nick Fury (Samuel L.
>>> Dua Tahun Berakhir, Bintang Umbrella Academy Punya Ide Revival Sempurna
Jackson) di Spider-Man: Far From Home.
Bahkan Spider-Man: No Way Home menggunakan varian multiverse untuk mendorong alur cerita. Akibatnya, trilogi terbaru ini gagal mengadaptasi banyak karakter pendukung ikonik dari komik, seperti kru Daily Bugle.
Peter memang memiliki beberapa karakter pendukung seperti Ned Leeds (Jacob Batalon), MJ (Zendaya), dan Bibi May (Marisa Tomei).
Namun, mereka kurang mendapat waktu layar yang cukup untuk berkembang sebagai pribadi yang mandiri.
Ned dan MJ hanya berfungsi sebagai pelawak atau sandera demi memajukan plot utama.
Bahkan kematian Bibi May lebih terasa sebagai tragedi untuk mengubah kutipan klasik komik, bukan untuk mengembangkan karakternya.
Kesempatan Baru di Brand New Day
Marvel Studios kini memiliki peluang unik untuk memperbaiki kesalahan ini lewat Spider-Man: Brand New Day yang disutradarai Destin Daniel Cretton.
Dalam komik, kehidupan sipil Peter sama pentingnya dengan aksi superhero-nya.
Karakter seperti Harry Osborn, Flash Thompson, dan Gwen Stacy memiliki motivasi dan konflik sendiri yang sering berbenturan dengan keinginan Peter.
Tekanan antara kebutuhan finansial di Daily Bugle dan studi di Empire State University membentuk Peter Parker yang sesungguhnya.
>>> 10 Momen Jujutsu Kaisen yang Pilih Konsekuensi daripada Fan Service
Akhir dari No Way Home memberikan alat naratif yang bisa memperbaiki masalah MCU. Mantra Doctor Strange yang menghapus ingatan global tentang Peter memutus ketergantungan antara Spider-Man dan sekutunya.
Karena Brand New Day berlatar empat tahun setelah film sebelumnya, Ned dan MJ punya waktu untuk mengejar pendidikan, karier, dan lingkaran sosial baru.
Mereka kini memiliki kehidupan di luar Peter, yang bisa membuat mereka menjadi karakter tiga dimensi.
