Sebutan video delapan menit yang diburu warganet ternyata menyimpan kesimpulan yang pahit bagi para pemburunya: sumber menilai klaim itu sebagai manipulasi clickbait dari sumber yang tidak jelas, bukan temuan yang bisa dipertanggungjawabkan.
Konten asli Egar Pradana dan Fina Theia Nafisabilla adalah vlog a day in my life di dalam mobil. Mereka terlihat memamerkan sandal, memasang pin jibbitz lucu, makan bersama, dan tertawa. Durasi kontennya pendek, dan tidak ada yang mencurigakan.
Karena pendek, spekulasi liar tumbuh di kolom komentar. Akun-akun tak bertanggung jawab lalu mengarang narasi adanya video lengkap tersembunyi, hingga muncul klaim folder khusus berisi empat bagian yang totalnya sekitar delapan menit.
Temuan yang Mematahkan Rumor
Penelusuran atas berkas yang diklaim menemukan lokasi di dalam rumah, bukan di mobil, dan bingkai kamera yang dipotong rapat sehingga wajah sosok utama tidak terlihat jelas dari sudut mana pun. Warganet sendiri menyimpulkan sosok itu tidak mirip Fina, apalagi Egar.
Dengan temuan itu, klaim delapan menit runtuh sebagai bukti. Ia tinggal sebagai angka dalam rumor, sementara konten yang terverifikasi tetap vlog mobil dan klip jibbitz.
Bot dan Tautan Berbayar
Di kolom komentar TikTok, akun bot bermunculan menawarkan akses berbayar. Warganet yang mentransfer Rp5.000 hingga Rp30.000 dilaporkan tidak menerima video yang dijanjikan, dan tautan yang diklik berisiko menjadi phishing atau menyebarkan malware.
Kesimpulannya: video delapan menit yang diburu itu belum terbukti ada, dan perburuannya justru merugikan pemburunya sendiri.