Kenapa nama Chou Tien-chen tiba-tiba ramai dicari di Indonesia pada Kamis (5/11/2026)? Jawabannya ada di Yeosu, Korea Selatan: unggulan pertama Korea Open 2026 itu kalah di babak pertama dari junior senegaranya, Wang Yu-kai, lewat skor 21-18, 16-21, 21-12.
Pertandingan babak 32 besar tunggal putra itu digelar Rabu (4/11/2026) di ajang YEOSU VICTOR Korea Open 2026, turnamen BWF World Tour Super 500 yang berlangsung 3–8 November 2026. BWF menyebut hasil ini sebagai kejutan terbesar di babak pembuka.
Jalannya laga bak drama tiga babak. Wang merebut gim pertama 21-18, Chou membalas dengan memenangi gim kedua 21-16, lalu Wang mengunci kemenangan dengan gim ketiga yang dominan, 21-12.
Yang membuat kisah ini menarik adalah rekor pertemuan keduanya. Wang selalu kalah 0-2 dalam dua duel sebelumnya melawan Chou. Karena itu, sebelum laga ia hanya memasang target realistis: memaksa sang senior bermain tiga gim. Target itu malah berujung kemenangan bersejarah.
Babak pertama Korea Open 2026 memang penuh kejutan. Selain Chou, unggulan ketiga Kodai Naraoka kalah dari Lee Chia-hao dan unggulan keenam Koki Watanabe disingkirkan Ng Ka Long Angus. Di tengah gugurnya para unggulan, wakil Indonesia Alwi Farhan dan Anthony Sinisuka Ginting justru masih melaju ke babak 16 besar.
Wang selanjutnya akan bertemu Wang Tzu-wei di babak 16 besar, Kamis (5/11/2026). Sementara Chou harus menerima kenyataan pahit: datang sebagai unggulan teratas, pulang di hari kedua turnamen.
Bagi penggemar bulu tangkis Indonesia, hasil ini juga jadi pengingat bahwa turnamen Super 500 seperti Korea Open jarang berjalan sesuai prediksi. Dan selama Alwi serta Ginting masih bertahan, harapan Indonesia di Yeosu belum padam.
