Keterbatasan data ini bukan berarti profilnya tidak menarik untuk diikuti. Justru kombinasi antara latar belakang SMA Taruna Nusantara Magelang, kelulusan Akpol 1999, dan posisi sebagai jenderal yang sedang disorot membuat rasa penasaran publik terus tumbuh dari waktu ke waktu. Selama identitas keluarganya tetap tidak dipublikasikan, wacana mengenai dirinya akan berputar pada biodata profesional tersebut, dan itulah batas informasi yang tersedia bagi siapa pun yang mencarinya saat ini.
Pada akhirnya, biodata Irjen Eko Hadi Santoso yang dapat dibagikan secara akurat memang terbatas: pendidikan di SMA Taruna Nusantara Magelang, lulusan Akpol 1999, sudah menikah, dan memiliki anak yang identitasnya tidak dipublikasikan. Di era ketika profil siapa pun mudah viral, menyajikan batas informasi secara terbuka seperti ini adalah bentuk kejujuran yang justru dibutuhkan pembaca. Dengan cara itu, rasa penasaran publik terjawab sejauh data memungkinkan, tanpa ada satu pun nama atau rincian keluarga yang dikarang demi melengkapi cerita.