⌂ Beranda › Tren › Elite Pro Championship 2026: 10 Tim Berlaga, Dewa United Elite Siap Hadapi Ancaman MVP dan BBM CLS Knights
Tren

Elite Pro Championship 2026: 10 Tim Berlaga, Dewa United Elite Siap Hadapi Ancaman MVP dan BBM CLS Knights

Elite Pro Championship 2026: 10 Tim Berlaga, Dewa United Elite Siap Hadapi Ancaman MVP dan BBM CLS Knights
Dewa United Banten Elite U-21 juara Elite Pro Championship 2024 • BolaSkor / Media Dewa United Banten
A A Ukuran Teks16px

Dewa United Elite kembali mengusung target juara pada Elite Pro Championship (EPC) 2026. Namun jalan sang juara bertahan diprediksi lebih terjal, dengan MVP Basketball dan BBM CLS Knights disebut sebagai ancaman terbesar.

Manajer Yugo Wicaksono menilai musim ini akan berjalan lebih berat dibanding sebelumnya. Mentalitas di lapangan, kata dia, akan menjadi penentu dalam persaingan yang semakin ketat.

Penilaian itu bukan tanpa dasar. Pada pertemuan sebelumnya di Surabaya, Dewa United Elite pernah kalah dari BBM CLS Knights. Dengan komposisi pemain yang sebagian besar sama, pertemuan ulang kedua tim di EPC 2026 diperkirakan berlangsung sengit dan penuh gengsi.

Turnamen yang Terus Membesar

EPC 2026 merupakan musim ketiga kompetisi basket putra U-21 ini. Turnamen akan berlangsung pada 4 November hingga 2 Desember 2026 di Dewa United Arena, Tangerang.

Pertumbuhan peserta menjadi cerita tersendiri. Dari empat tim pada musim pertama, jumlahnya naik menjadi enam tim, lalu kini 10 tim dari lima provinsi: Dewa United Elite, MVP Basketball, Immortal Basketball Club, Go Jakarta Basketball, Cakra Sakti Basketball, Hangtuah Jakarta, Bhinneka Solo, Satya Wacana Buzzer, BBM CLS Knights, dan Spartans Dream City.

Pengalaman Profesional bagi Pemain Muda

Perwakilan Dewa United Basketball Club, Ridi Djajakusuma, dalam Media Day di Dewa United Arena menjelaskan bahwa EPC dirancang lebih dari sekadar ajang perebutan gelar. Turnamen ini memberi pemain muda pengalaman ala profesional, termasuk menghadapi tekanan, mengambil keputusan, bermain sebagai tim, dan mempersiapkan diri ke level yang lebih tinggi.

Ia menekankan bahwa pemain muda membutuhkan pertandingan, bukan hanya latihan, agar benar-benar berkembang.

Satu hal yang patut dicatat, sekitar 10 pemain Dewa United Elite baru saja tampil di IBL All Indonesian Cup yang berakhir pada 1 November. Jadwal yang berdekatan itu menjadi ujian awal bagi juara bertahan sebelum mempertahankan gelarnya.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru