⌂ Beranda › Tren › Choi Bool-am Berpulang: Presiden Korsel Kenang Sang Detektif dan Ayah Satu Era
Tren

Choi Bool-am Berpulang: Presiden Korsel Kenang Sang Detektif dan Ayah Satu Era

Choi Bool-am Berpulang: Presiden Korsel Kenang Sang Detektif dan Ayah Satu Era
Choi Bool-am • Wikimedia Commons / ACROFAN
A A Ukuran Teks16px

Aktor legendaris Korea Selatan Choi Bool-am berpulang di usia 87 tahun. Ia meninggal Kamis malam, 29 Oktober, sekitar pukul 22.00, saat menjalani perawatan di rumah sakit di kawasan Gangseo, Seoul, setelah kesehatannya terus menurun pascaoperasi saraf tulang belakang bagian bawah pada Maret 2025, menurut laporan Korea JoongAng Daily pada Jumat, 30 Oktober.

Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung menyampaikan belasungkawa lewat akun X pribadinya. Ia menggambarkan mendiang sebagai figur ayah bagi semua orang di eranya, mengenangnya sebagai detektif penjaga keadilan dan ayah yang penuh kasih, serta memuji kepedulian sosialnya. Prinsip Choi yang dikutip presiden itu: menjadi aktor yang baik harus dimulai dari menjadi orang yang baik. Lee juga menyebut publik akan menyimpan dalam hati tekad Choi untuk menengok tempat-tempat gelap masyarakat dan merawat luka orang lain, serta akan mengenangnya sebagai sosok yang lama mendampingi rakyat sebagai ayah di eranya.

Enam Dekade, Dua Peran Ikonik

Choi, yang bernama asli Choi Yeong-han, debut di panggung pada 1959 dan pindah ke televisi pada 1967. Namanya melejit lewat peran detektif karismatik di Chief Inspector (1971–1989) dan drama keluarga Country Diaries (1980–2002), dua serial yang membentang puluhan tahun.

Ia sering memerankan pria jauh lebih tua dari usianya: di usia 30-an memerankan pria 50-an di Chief Inspector, dan di usia 40 memerankan Ketua Kim berusia 65 tahun di Country Diaries. Orang yang menemuinya di luar akting pun berkomentar ia tampak muda, seperti ia kenang dalam wawancara 2008 dengan JoongAng Ilbo.

Komitmen totalnya pada peran detektif perokok berat pernah menarik perhatian mendiang Ibu Negara Yuk Young-soo, istri mantan Presiden Park Chung-hee, yang menelepon ke rumah Choi pada 1972 karena khawatir penonton meniru kebiasaan merokok. Choi mengenang dalam buku esai 2007 bahwa Yuk menyebut Park juga perokok berat namun khawatir seluruh bangsa akan ikut-ikutan, dan bertanya apakah adegan merokok bisa sedikit dikurangi.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru