Start sempurna Barcelona terhenti dengan cara pahit: dua kekalahan beruntun dari PSG di Liga Champions dan Real Madrid di LaLiga. Di tengah keterpurukan itu, Pedri menjadi nama yang paling disorot.
Gelandang 23 tahun tersebut dinilai tampil jauh dari standar terbaiknya di bawah Hansi Flick. Pengaruhnya di lini tengah merosot, dan kritik pun datang dari jurnalis senior Spanyol Manolo Lama lewat Barca Universal.
Pikiran Tak Mengimbangi Kaki
Lama menilai kondisi fisik Pedri yang tidak optimal membuat akurasi umpan dan visinya menurun drastis. Ia menggambarkan Pedri sering terlihat lambat dan kehabisan energi sejak menit-menit awal, seolah pikirannya tak mampu mengimbangi kakinya.
Meski begitu, Lama dan artikel itu menegaskan tempat Pedri di starting XI serta masa depannya di Barcelona masih aman berkat kontribusi keseluruhannya. Yang tersisa adalah debat publik — termasuk soal posisinya di timnas Spanyol jelang turnamen besar — dan tuntutan agar Barcelona segera fokus kembali dan menang di laga domestik berikutnya.