⌂ Beranda › Tren › Muse, Agen AI Meta yang Dipuji Bill Gates dan Bisa Belanja Sendiri
Tren

Muse, Agen AI Meta yang Dipuji Bill Gates dan Bisa Belanja Sendiri

Muse, Agen AI Meta yang Dipuji Bill Gates dan Bisa Belanja Sendiri
Bill Gates. Foto: ANTARA • ANTARA
A A Ukuran Teks16px

Ketika Bill Gates memuji produk pesaing, dunia teknologi patut menyimak. Pendiri Microsoft itu menyebut Muse dari Meta sebagai produk AI konsumen hebat pertama — pujian yang ia sampaikan dalam siniar Decoder The Verge.

Gates mengungkapkan dirinya sampai menghubungi Alexandr Wang, kepala AI Meta, untuk memberi selamat. Yang ia apresiasi adalah konsep Muse sebagai agen personal: bukan chatbot yang sekadar menjawab, melainkan asisten yang mengeksekusi tugas, mulai dari memesan perjalanan, mengisi formulir, berbelanja, sampai mengelola email. Muse meluncur pada 8 September berbasis model Muse Spark, tersedia melalui aplikasi dan WhatsApp.

Data yang dibagikan Mark Zuckerberg dalam laporan keuangan kuartal ketiga memperkuat kesan positif itu: lebih dari 10 juta orang telah mencoba Muse, sekitar seperempatnya kembali setiap hari, dan belanja menjadi tugas yang paling banyak dijalankan. Namun layanan ini masih terbatas di Amerika Serikat dan Kanada, belum menjangkau pasar global.

Sentinel, Pengawas di Balik Layar

Setiap agen Muse, menurut penjelasan Meta, berjalan di komputer cloud khusus. Sebuah agen pengawas bernama Sentinel bertugas menyetujui tindakan yang akan dikirim ke internet. Meski dirancang berlapis, pengamanan ini pernah kecolongan: Muse dilaporkan membagikan alamat seorang pengguna kepada penjual di Facebook Marketplace tanpa izin.

Peringatan Keras dari Gates

Menariknya, pujian itu berdampingan dengan peringatan. Dalam wawancara yang sama, Gates menyebut AI sebagai senjata paling berbahaya sepanjang masa dan memperkirakan sekitar dua dekade perubahan besar yang harus dihadapi masyarakat, dengan risiko mulai dari serangan siber hingga gangguan pasar kerja. Ia secara khusus mengkritik model open-weight berkemampuan tinggi.

Meta sendiri baru merilis Muse Spark Open dengan 816 miliar parameter, yang diklaim Wang sebagai model open-weight paling mampu dari perusahaan AS, dengan pengamanan kuat menurut klaim Meta. Bagi pengguna, pertanyaannya kini sederhana: sejauh mana kita berani menyerahkan pekerjaan kepada agen AI, tanpa kehilangan kendali atas data dan keamanan sendiri?

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru