Satu tanggal kini menjadi penanda nasib Piala Asia 2027: 18 November. Pada tanggal itulah, menurut Erick Thohir, keputusan soal turnamen yang terancam mundur ke 2028 akan diambil.
Piala Asia 2027 dijadwalkan di Arab Saudi mulai 7 Januari 2027. Ancaman penundaan muncul dari situasi keamanan setelah serangan Houthi ke Arab Saudi, yang membuat AFC harus mempertimbangkan skenario terburuk.
Dua Sinyal yang Berlawanan
Di satu sisi, panitia lokal menyatakan kesiapan menggelar turnamen. Di sisi lain, Presiden AFC Sheikh Salman bin Ibrahim Al-Khalifa menyatakan penundaan satu tahun ke 2028 dimungkinkan bila situasi kawasan tidak membaik.
Ketegangan antara kesiapan penyelenggara dan kekhawatiran keamanan inilah yang membuat keputusan 18 November begitu penting. Bagi peserta, termasuk Indonesia, penundaan bukan sekadar perubahan kalender, melainkan pergeseran seluruh rencana persiapan tim nasional.