⌂ Beranda › Tren › Winatra, Lingkaran Mahasiswa Laut Bercerita yang Berani Bersuara di Era Orde Baru
Tren

Winatra, Lingkaran Mahasiswa Laut Bercerita yang Berani Bersuara di Era Orde Baru

Winatra, Lingkaran Mahasiswa Laut Bercerita yang Berani Bersuara di Era Orde Baru
A A Ukuran Teks16px

Film Laut Bercerita yang tayang 29 Oktober 2026 menempatkan Winatra sebagai titik berangkat kisahnya: sebuah lingkaran mahasiswa yang memilih bersuara ketika bersuara itu berisiko.

Adaptasi novel Leila S. Chudori garapan Yosep Anggi Noen ini berlatar Yogyakarta akhir 1990-an. Winatra bermula sebagai kelompok diskusi yang membahas buku dan persoalan sosial, lalu terlibat dalam gerakan mahasiswa yang membela hak kelompok kecil dan kebebasan berekspresi.

Anggota-anggotanya punya peran masing-masing: Biru Laut (Reza Rahadian) sebagai tokoh utama, Kinan (Dian Sastrowardoyo) sebagai sosok yang berpikir taktis, Anjani (Eva Celia) sebagai kekasih Laut yang mencintai seni, serta Daniel, Alex, Sunu, dan Bram sebagai sahabat seperjuangan. Orang tua Laut, yang diperankan Arswendy Bening Swara dan Christine Hakim, melengkapi gambaran keluarga yang hidup dengan diskusi.

Dari Ruang Diskusi ke Pencarian Keadilan

Ketika kegiatan kelompok mulai dipantau dan para aktivis diburu, cerita berubah dari kisah kampus menjadi kisah kehilangan. Sebagian aktivis ditangkap dan menghilang, dan keluarga mereka dibiarkan tanpa jawaban.

Di sinilah Asmara Jati (Yunita Siregar) mengambil peran penting: sang adik yang menelusuri nasib kakaknya bersama keluarga korban penghilangan paksa, dalam bagian cerita berlatar 1998 hingga 2000.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru