⌂ Beranda › Tren › Thomas Muller Kembali Berlatih, Vancouver Andalkan Momentum Kandang demi Finis Pertama di Barat
Tren

Thomas Muller Kembali Berlatih, Vancouver Andalkan Momentum Kandang demi Finis Pertama di Barat

Thomas Muller Kembali Berlatih, Vancouver Andalkan Momentum Kandang demi Finis Pertama di Barat
Muat 25.000 Single Seat! Inilah Stadion Internasional di Jawa Tengah, Jauhnya 100 KM dari Surakarta • jcomp/freepik
A A Ukuran Teks16px

Kabar paling dinanti kubu Vancouver Whitecaps akhirnya datang: Thomas Muller kembali berlatih penuh. Bintang Jerman itu absen sejak 6 Oktober 2026 karena cedera hamstring, dan kembalinya bertepatan dengan pekan penentuan: dua laga kandang di BC Place yang bisa mengunci finis pertama Wilayah Barat MLS.

Whitecaps menjamu San Diego FC pada Rabu, 28 Oktober 2026, dan sempat memimpin 2-0 hingga menit ke-59. Hasil itu, bila bertahan, menjaga mereka di puncak klasemen dengan 55 poin dari 31 laga, unggul satu poin atas FC Dallas dengan tiga pertandingan tersisa.

Dari Tur Tandang ke Panggung Penentuan

Perjalanan menuju pekan ini tidak mudah. Vancouver baru saja menuntaskan lima laga tandang beruntun, ditutup kekalahan 1-0 di Colorado Rapids pada 24 Oktober. Sebelumnya, mereka menang 2-1 di Austin lewat gol Ryan Gauld dan Yadaly Diaby pada 17 Oktober.

Catatan itu membuat laju mereka tersendat: hanya satu kemenangan dari enam laga liga terakhir, sehingga Dallas berhasil memangkas jarak menjadi satu poin. Pelatih Jesper Sorensen pun mengubah nada bicara timnya: berhenti memikirkan cara mempertahankan posisi pertama, dan kembali menyerang seperti musim lalu.

Yang Menanti Setelah San Diego

Setelah San Diego, Whitecaps masih menjamu Seattle Sounders di kandang sebelum menutup musim reguler dengan lawatan ke markas CF Montreal. Tiga laga itu menentukan apakah mereka benar-benar finis pertama di Barat untuk pertama kalinya dan membawa keunggulan kandang ke playoff Piala MLS 2026.

Kembalinya Muller menjadi variabel penting. Pengalaman dan kualitas sang juara dunia bisa menjadi pembeda di laga-laga ketat seperti ini, terutama saat tim sedang berada dalam tekanan mempertahankan puncak klasemen.

Bagi San Diego sendiri, laga ini adalah pertaruhan hidup-mati: kekalahan berarti tersingkir dari playoff. Tetapi bagi Vancouver, taruhannya tak kalah besar: finis pertama yang selama semusim penuh mereka pegang kini tinggal berjarak satu poin dari kejaran Dallas.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru