⌂ Beranda › Tren › Timnas U15 vs Panama 5-3: Perjalanan Garuda Muda dari Adu Penalti Lawan Moldova ke Perempat Final
Tren

Timnas U15 vs Panama 5-3: Perjalanan Garuda Muda dari Adu Penalti Lawan Moldova ke Perempat Final

Timnas U15 vs Panama 5-3: Perjalanan Garuda Muda dari Adu Penalti Lawan Moldova ke Perempat Final
Timnas Indonesia U17
A A Ukuran Teks16px

Dalam satu hari, Timnas U15 Indonesia melewati dua ujian berat di Piala Dunia dan Festival U15 FIFA 2026. Setelah menang adu penalti atas Moldova, Garuda Muda menutup hari dengan kemenangan 5-3 atas Panama pada babak 16 besar Tier C, Rabu, 28 Oktober 2026, di Azerbaijan.

Laga melawan Panama digelar di Pitch 6A Hovsan Competition Complex. Indonesia unggul 3-2 pada babak pertama, lalu menjaga keunggulan itu hingga akhir. Gol-gol Garuda Muda dicetak Muhammad Nazar dua kali, ditambah masing-masing satu gol dari Lyonel Musaling, Rendra Maulana, dan Muhammad Fayyad.

Jalannya laga berjalan sengit. Panama tiga kali membalas dan sempat menipiskan jarak menjadi 4-3 di pengujung babak kedua, sebelum Nazar mencetak gol keduanya dan mengunci skor 5-3 untuk Indonesia.

Drama Adu Penalti Beberapa Jam Sebelumnya

Yang membuat cerita ini istimewa adalah latarnya. Pada hari yang sama, di babak 32 besar Tier C, Indonesia ditahan Moldova 3-3 hingga waktu normal usai. Penentuan lewat adu penalti dimenangi Garuda Muda 9-8, mengantar mereka ke duel kontra Panama.

Sebelumnya, Indonesia juga menang 6-1 atas Burundi di fase awal turnamen. Rangkaian hasil itu diraih skuad asuhan M Furqon Alkatiri, dengan Vano Abimanyu di bawah mistar dan Kadek Dwi sebagai kapten tim.

Memahami Tier C

Ada satu hal yang perlu diluruskan agar tidak salah paham: turnamen ini memakai format delapan lawan delapan selama 40 menit, dan pesertanya dibagi dalam beberapa tier. Indonesia bersaing di Tier C, jalur fase gugur tersendiri, sedangkan gelar juara utama diperebutkan peserta Tier A.

Jadi, kemenangan atas Panama membawa Indonesia ke perempat final Tier C, bukan langsung ke perebutan trofi utama. Meski demikian, capaian ini tetap patut dirayakan: Garuda Muda membuktikan mental bertandingnya di level dunia, dan kini tinggal menanti siapa lawan berikutnya di delapan besar.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru