⌂ Beranda News 10 Cerita DC Elseworlds yang Masih Jadi Perdebatan Penggemar

10 Cerita DC Elseworlds yang Masih Jadi Perdebatan Penggemar

10 Cerita DC Elseworlds yang Masih Jadi Perdebatan Penggemar
A A Ukuran Teks16px

Dengan konstruk dan kemampuan terbang, Caped Crusader membela dunia dari penjahat seperti Sinestro, dalam hal ini variasi Joker dan Two-Face yang mirip musuh kosmik klasik DC.

Perdebatan seputar Batman: In Darkest Knight adalah diskusi penggemar yang tulus.

Ini bukan soal politik, selera, atau kualitas, melainkan pertanyaan sederhana: apakah Bruce Wayne akan menggunakan cincin kuning atau hijau?

Pasalnya, seluruh modus operandinya adalah menanamkan rasa takut pada penjahat, membuatnya cocok untuk Sinestro Corps maupun Oa.

2. Kingdom Come – Haruskah Menjadi Kanon?

Seiring tahun 1990-an yang menyimpang ke cerita antihero yang gelap dan suram, para kreator seperti Mark Waid dan Alex Ross mendorong perlawanan.

Pada 1996, mereka bekerja sama untuk membuat Kingdom Come, kisah tentang Superman yang sudah tua membangun kembali JLA untuk melawan meta-manusia muda yang ceroboh.

Setelah menjadi ikon sejati, muncullah perdebatan apakah ia layak menjadi bagian dari kanon.

Sebagian lebih suka Kingdom Come tetap menjadi pemeriksaan mandiri terhadap genre superhero, sementara yang lain senang ketika DC menjadikannya bagian dari kontinuitas.

Masih ada ambiguitas seberapa besar kisah Waid ini ditakdirkan menjadi masa depan JLA.

Ada argumen untuk menjadikannya kesimpulan yang telah ditentukan dari DCU, tapi rasanya lebih abadi sebagai bagian dari sejarah dan budaya komik.

1. The Killing Joke – Ujian bagi Penggemar Batman

Pada 1988, Alan Moore dan Brian Bolland menerbitkan salah satu cerita Batman paling kontroversial sepanjang masa, The Killing Joke.

Berpusat pada serangan psikologis Joker yang menjijikkan terhadap Caped Crusader, lengkap dengan menembak Barbara Gordon dan menyiksa komisaris, cerita ini menjadi sangat memecah belah.

Popularitasnya yang tak terbantahkan mungkin berbicara tentang semakin besarnya kecintaan pada kekerasan sinis dalam fiksi.

Selama puluhan tahun, kisah ini mendorong pembaca untuk berdebat tentang berbagai topik panas, mulai dari apakah ia kanon hingga perlakuan terhadap perempuan dalam komik.

Sebagian memujinya sebagai puncak cerita Bruce Wayne vs Joker, sementara yang lain menyalahkan obsesi terhadap kekerasan ekstrem pada novel grafis ini.

>>> Resonance: A Plague Tale Legacy Bawa Seri Stealth ke Wilayah Baru

Fakta bahwa Alan Moore sendiri telah menjauhkan diri membuktikan betapa kontroversialnya Batman: The Killing Joke dalam sejarah Elseworlds DC.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru