Seperti kisah klasik lainnya, tak butuh waktu lama sebelum penggemar mulai berdebat apakah ini terlalu hype atau justru pelopor kekerasan tahun 90-an.
>>> 10 Mutan Pengendali Waktu Terkuat di Marvel Comics
The Dark Knight Returns adalah komik yang bisa dicintai atau dibenci. Sebagian mengecamnya sebagai terlalu edgy, sementara yang lain memujinya sebagai puncak cerita Batman.
Seringkali, orang bisa mengetahui tipe penggemar Caped Crusader dari seberapa tinggi mereka menilai miniseri ini.
5. Superman: Speeding Bullets – Eksekusi yang Dipertanyakan
Superman: Speeding Bullets menyentuh pertukaran peran yang bisa ditebak: Kal-El diadopsi oleh keluarga Wayne dan tumbuh menjadi Batman setelah pembunuhan mereka.
Dari tim kreatif J. M.
DeMatteis dan Eduardo Barreto, cerita ini menggali ide seseorang dengan kekuatan Man of Steel yang beroperasi di Gotham yang penuh kesengsaraan.
Buku ini terasa seperti ide bagus yang terlalu standar dalam pendekatannya, mengecewakan ekspektasi pembaca.
Seni dan aksinya bagus, tapi sulit melihatnya selain sebagai cerita "bagaimana jika Batman punya kekuatan" yang generik.
4. Superman: True Brit – Selera Humor Britania
Pada 2004, DC mengambil pendekatan tak lazim dengan mempercayakan Superman kepada legenda komedi Inggris John Cleese untuk makeover satir ala Monty Python dalam True Brit.
Diilustrasikan oleh John Byrne, Clark Kent diimajinasikan ulang sebagai Colin Clark, seorang Kryptonian baik hati yang menyamar sebagai penulis tabloid biasa.
Kekuatannya berbenturan dengan didikan sederhananya.
Kualitas Superman: True Brit sangat tergantung pada selera humor pembaca dan pandangan mereka terhadap budaya serta komedi Inggris.
Ada yang menyukai parodi dan satirnya, sementara yang lain sulit terhubung. Dua puluh dua tahun kemudian, buku ini sering dilupakan sebagai upaya DC meniru Monty Python.
3. Batman: In Darkest Knight – Cincin Kuning atau Hijau?
Batman: In Darkest Knight (Mike W.
Barr dan Jerry Bingham) adalah novel grafis yang berpusat pada pertanyaan yang sering diajukan: Bagaimana jika Bruce Wayne, bukan Hal Jordan, yang menemukan cincin kekuatan?