⌂ Beranda News 10 Cerita DC Elseworlds yang Masih Jadi Perdebatan Penggemar

10 Cerita DC Elseworlds yang Masih Jadi Perdebatan Penggemar

10 Cerita DC Elseworlds yang Masih Jadi Perdebatan Penggemar
A A Ukuran Teks16px

Cerita ini juga memperkuat klise bahwa dalam kisah Clark Kent yang menjadi jahat, Batman adalah satu-satunya yang layak menantangnya.

Bagi sebagian pembaca, ini tak ubahnya pembunuhan karakter terhadap tokoh Krypton.

8. JLA: Act of God – Saat DC Terlalu Memuja Batman

Karya Doug Moench dan Dave Ross ini berpusat pada efek energi "cahaya hitam" misterius yang membuat banyak pahlawan DC kehilangan kekuatan mereka.

Pahlawan jalanan seperti Batman dan Nightwing yang tak terpengaruh kemudian mengambil alih, melatih beberapa mantan meta-manusia untuk terus melawan kejahatan.

Namun, kehilangan kemampuan dan rasa bersalah membuat karakter seperti Clark Kent trauma.

JLA: Act of God terasa seperti cerita yang melebih-lebihkan pentingnya karakter seperti Batman, sambil mereduksi pahlawan super lainnya hanya pada gimmick mereka.

Gagasan bahwa Man of Steel akan jatuh ke dalam alkoholisme dan depresi tanpa kekuatannya dianggap mengkhianati jati dirinya.

7. Watchmen – Ujian Literasi Media

Pada 1986, Alan Moore dan Dave Gibbons mengubah seluruh medium komik Amerika dengan epik superhero sejarah alternatif mereka, Watchmen.

Berdasarkan jajaran pahlawan super Charlton, cerita ini berfokus pada sekelompok vigilante pensiunan yang mencoba memecahkan misteri pembunuhan mantan pahlawan.

Hal itu membawa mereka pada konspirasi mengerikan yang terus diperdebatkan selama puluhan tahun.

Perpecahan utama seputar Watchmen adalah etika di balik cerita dan karakternya.

Sebagian menganggap Rorschach sebagai antihero terhebat, sementara yang lain menunjukkan bahwa Moore sendiri memandang protagonisnya sebagai dakwaan terhadap seluruh genre.

Akibatnya, seri terbatas ini telah menjadi ujian literasi media. Hingga kini, sulit mendiskusikan buku ini tanpa berdebat tentang politik dan moralitas vigilantisme.

6. The Dark Knight Returns – Cinta atau Benci

Pada 1986, Frank Miller mengubah Batman selama beberapa dekade ketika ia bekerja sama dengan Klaus Janson untuk membuat The Dark Knight Returns.

Berlatar masa depan di mana Bruce Wayne yang sudah tua pensiun dan kembali bertarung melawan geng Mutant yang keji, cerita ini menelanjangi pahlawan hingga esensinya.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru