⌂ Beranda News 10 Cerita DC Elseworlds yang Masih Jadi Perdebatan Penggemar

10 Cerita DC Elseworlds yang Masih Jadi Perdebatan Penggemar

10 Cerita DC Elseworlds yang Masih Jadi Perdebatan Penggemar
A A Ukuran Teks16px

Selama puluhan tahun, DC Comics telah menghadirkan kisah-kisah terbaiknya di luar alur utama melalui cerita bergaya Elseworlds.

Beberapa hadir dalam imprint khusus, sementara yang lain muncul lewat inisiatif seperti Black Label.

>>> 5 Film Thriller R-Rated Tahun 90an yang Masih Layak Ditonton

Dengan melibatkan tim kreatif bintang, para pembuat komik bebas menciptakan ulang karakter favorit dengan cara yang aneh dan menarik.

Hasilnya, lahirlah buku-buku yang paling dicintai sekaligus paling dibenci di jagat DC.

Kisah Elseworlds bisa menyenangkan, membuat marah, atau memecah belah penggemar dalam pendekatan mereka terhadap pahlawan super ikonik. Terutama cerita yang mendekonstruksi karakter atau genre itu sendiri.

Meski hanya dimaksudkan sebagai versi "bagaimana jika" yang menyenangkan, petualangan terbaik sekalipun masih menjadi topik perdebatan sengit di kalangan pembaca hingga saat ini.

10. Superman: At Earth's End – Satu-satunya Cerita Old Man Superman

Pada 1995, Tom Veitch dan Frank Gomez mencoba melakukan untuk Superman apa yang Frank Miller lakukan untuk Bruce Wayne dalam Superman: At Earth's End.

Kisah ini menampilkan Clark Kent yang sudah tua di dunia Kamandi yang hancur, di mana ia berusaha menyelamatkan Gotham.

Ia bertemu monster Batman yang bermutasi, geng motor anak-anak, dan sepasang klon Hitler.

Cerita ini menjadi salah satu yang paling edgy di DC. Bagi penggemar buku-buku era 90-an yang berlebihan, ada daya tarik tersendiri.

Namun, yang lain melihatnya sebagai perwujudan segala yang salah dengan era tersebut.

9. Injustice – Ide Superman Jahat yang Kontroversial

Pada 2013, Tom Taylor bersama tim seniman dinamis menciptakan komik tie-in untuk video game Injustice: Gods Among Us.

Serial ini berpusat pada dunia di mana Joker menipu Superman untuk membunuh Lois Lane, yang menyebabkan sang pahlawan berubah menjadi tiran.

Ia mengambil alih dunia dan memicu perang saudara di antara Justice League.

Injustice memang menyenangkan, tapi tak bisa dipungkiri bahwa ia terlalu terobsesi dengan klise "Superman jahat". Banyak penggemar memperdebatkan apakah setiap pahlawan yang bergabung dengan Superman memang seharusnya melakukannya.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru