Masa lalu kelam Bruce Banner telah lama menjadi fondasi karakter Hulk. Namun, satu malam tragis sebelum ia berubah menjadi raksasa hijau menjadi titik balik yang menentukan.
Dalam serial Canon Events, kita menyelami momen-momen paling gelap dari pahlawan favorit. Untuk Bruce Banner, semuanya berawal dari hubungan beracun dengan ayahnya, Brian Banner.
>>> Serial Kriminal 8 Musim dengan Rating 89% di RT Kembali Populer di PVOD
Masa Kecil yang Penuh Luka
Bruce Banner tumbuh di bawah bayang-bayang seorang ayah alkoholik yang kejam. Brian Banner membenci anaknya sendiri, menganggapnya sebagai monster akibat radiasi.
Penulis Bill Mantlo adalah salah satu yang pertama mengeksplorasi trauma masa kecil ini. Dalam The Incredible Hulk #312, terungkap bagaimana Bruce menyaksikan ayahnya membunuh ibunya, Rebecca.
Peristiwa Natal yang traumatis dan pembunuhan ibunya menjadi luka mendalam. Bruce menekan amarah dan emosinya selama bertahun-tahun.
Pertemuan Terakhir di Makam
Dalam The Incredible Hulk #-1, bagian dari event Flashback Marvel 1997, terungkap rahasia yang bahkan Bruce sendiri lupakan.
Pertengkaran sengit terjadi di makam Rebecca.
Brian mencoba membunuh Bruce dengan menendangnya keras ke tanah. Namun, Bruce yang sudah lama menahan amarah, membalas tendangan dengan kekuatan penuh.
>>> Prototipe Ultra Magnus G1 Langka Ditemukan, Jadi Buruan Kolektor Transformers
Brian terpental dan kepalanya membentur batu nisan Rebecca. Ia tewas seketika, dengan darah mengalir di batu nisan.
Bruce menjerit, menangis, dan tertawa histeris di malam itu.
Trauma ini membuat Bruce memori itu terpendam. Ia mengubah ingatannya agar bisa melanjutkan hidup tanpa beban membunuh ayahnya sendiri.
Namun, retakan dalam pikiran ini justru menjadi cikal bakal berbagai kepribadian Hulk, seperti Joe Fixit dan Devil Hulk.
Brian Banner kemudian menjadi alter ego gelap di dalam pikiran Bruce, terus mempengaruhinya selama bertahun-tahun. Kisah ini mencapai puncaknya dalam seri Immortal Hulk yang ikonik.
>>> 10 Penjahat Batman Paling Ikonik di Era 1990-an, dari Joker hingga Bane
Pembunuhan tidak sengaja terhadap ayahnya menjadi momen penting yang membentuk Hulk. Tanpa malam kelam itu, mungkin Hulk tidak akan pernah menjadi seperti sekarang.