⌂ Beranda News 10 Penjahat Ikonik X-Men Era 1980-an, Peringkat Berdasarkan Kepentingan

10 Penjahat Ikonik X-Men Era 1980-an, Peringkat Berdasarkan Kepentingan

10 Penjahat Ikonik X-Men Era 1980-an, Peringkat Berdasarkan Kepentingan
Ilustrasi: 10 Penjahat Ikonik X-Men Era 1980-an, Peringkat Berdasarkan Kepentingan
A A Ukuran Teks16px

Donald Pierce sendiri debut di Uncanny X-Men #132 (1980) oleh Claremont dan John Byrne. Ia adalah White Bishop cyborg Hellfire Club, seorang pembenci mutan genosida.

Sifat cyborgnya terungkap saat Wolverine memotong lengannya.

The Reavers adalah mesin pembenci mutan yang dingin, dipimpin oleh seorang pria yang memutilasi dirinya dengan teknologi karena kebencian terhadap orang yang terlahir berbeda.

8. Mojo

Mojo adalah salah satu penjahat X-Men paling aneh dalam sejarah. Ia debut di Longshot #3 (1985) oleh Ann Nocenti dan Art Adams.

Mojo menguasai 'Mojoverse', dimensi alien yang penduduknya kecanduan televisi gladiator.

Mojo sendiri adalah salah satu 'Spineless Ones', ras alien yang tidak bisa bergerak tanpa teknologi canggih.

Pertempuran pertamanya dengan X-Men terjadi di X-Men Annual #10, di mana rencana Mojo membuat tim menjadi anak-anak, cerita yang sama saat Longshot bergabung dengan X-Men dan Spiral mendapatkan kebebasannya.

Mojo adalah sindiran tajam terhadap eksekutif TV jaringan. Seluruh tujuan hidupnya adalah menciptakan reality TV yang adiktif, dan ia tahu mutan menawarkan hiburan terbaik.

>>> Louise Lasser, Bintang Mary Hartman, Meninggal di Usia 87

Itulah mengapa ia tidak pernah berhenti mencoba menculik mereka dan memaksa mereka menjadi budaknya.

Hal ini ditunjukkan dengan lelucon di akhir pertempuran pertamanya dengan X-Men.

Ia kalah, tetapi ketika kembali ke dimensinya, ia mengetahui bahwa acaranya mendapat rating luar biasa, jadi meskipun kalah, ia tetap menang.

7. William Stryker

William Stryker debut di X-Men: God Loves, Man Kills, novel grafis tahun 1982 oleh Chris Claremont dan Brent Anderson.

Ini adalah Marvel Graphic Novel kelima dan tetap menjadi salah satu yang terbaik.

Dalam cerita ini, Stryker adalah seorang televangelis yang memimpin kampanye anti-mutan, memaksa X-Men bekerja sama dengan musuh mereka Magneto untuk menghentikannya.

Ini adalah gambaran jelas tentang gerakan moralitas 1980-an, di mana siapa pun yang berbeda dianiaya seperti setan.

Cerita ini dengan brilian menunjukkan saat Stryker menunjuk Nightcrawler, X-Men yang paling baik hati, dan menyebutnya iblis.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru