Franchise John Wick resmi memasuki era baru.
Setelah empat film yang berpusat pada karakter utama, spin-off yang dibintangi Donnie Yen sebagai Caine akan segera diproduksi.
>>> Trailer Marvel Rivals Season 9 Perlihatkan Jubilee dan Red Hood
Donnie Yen tidak hanya menjadi bintang, tetapi juga duduk di kursi sutradara. Langkah ini menandai pergeseran signifikan dari narasi yang sebelumnya berfokus pada John Wick.
Kisah John Wick Butuh Istirahat
Secara kanonik, perjalanan John Wick membalaskan dendam kematian anjingnya terjadi dalam hitungan bulan. Namun, bagi penonton, perjuangan itu berlangsung selama sembilan tahun lewat empat film.
Kematian karakter John Wick di film keempat terasa pas, meskipun mendadak. Ia akhirnya bisa bersatu kembali dengan istrinya, meski rumor film kelima masih beredar.
Film-film John Wick cerdas tidak membuat karakter tersebut terlalu lama berada di panggung.
Perjuangannya yang berat sepadan dengan perubahan positif yang ia tinggalkan pada karakter lain, seperti Caine dan Sofia.
>>> Adaptasi The Lies of Locke Lamora Terjebak di Neraka Pengembangan Selama 20 Tahun
Caine, Pilihan Tepat untuk Spin-Off
Caine diperkenalkan di John Wick: Chapter 4 sebagai pendekar pedang buta yang membunuh untuk melindungi orang terdekatnya.
Misi yang ia jalani demi melindungi putrinya berujung pada kematian sekutu di Continental Jepang.
Dengan latar belakang itu, spin-off Caine terasa wajar. Karakternya menyisakan banyak misteri dan gaya bertarung yang memukau, bahkan dalam keadaan buta.
Kisah balas dendam Caine menawarkan tema yang sama namun dengan karakter yang berbeda. Hal ini membuktikan bahwa dunia John Wick tetap menarik meski tanpa kehadiran Wick.
Dunia John Wick kaya akan sejarah dan aturan yang mengatur dunia pembunuh bayaran. Eksplorasi lebih dalam menjadi keniscayaan, seperti yang dilakukan serial The Continental dan film Ballerina.
>>> Matt Damon Ungkap Keistimewaan Naskah Christopher Nolan
Dengan produksi spin-off Caine, terbukti bahwa waralaba ini bisa berkembang tanpa karakter utamanya. Ini adalah akhir dari sebuah era, tetapi bukan akhir yang buruk.
