⌂ Beranda News Supergirl Punya Dua Versi, Tapi Tak Seperti Snyder Cut: Ini Bedanya

Supergirl Punya Dua Versi, Tapi Tak Seperti Snyder Cut: Ini Bedanya

Supergirl Punya Dua Versi, Tapi Tak Seperti Snyder Cut: Ini Bedanya
Ilustrasi: Supergirl Punya Dua Versi, Tapi Tak Seperti Snyder Cut: Ini Bedanya
A A Ukuran Teks16px

Kontroversi seputar film Supergirl terbaru terus bergulir.

Film yang dibintangi aktris baru ini mengalami penurunan box office besar di pekan kedua dan dikabarkan hanya akan tayang di bioskop selama 33 hari, menjadi yang terpendek untuk film DC.

>>> 5 Komik Marvel 1992 yang Diingat Pembaca Era 90-an

Laporan menyebutkan bahwa versi yang dirilis di bioskop adalah hasil suntingan studio, bukan versi yang diinginkan sutradara Craig Gillespie.

Hal ini memicu kekhawatiran penggemar bahwa sejarah kelam era DCEU berulang.

Namun, situasi Supergirl sebenarnya sangat berbeda dengan apa yang terjadi pada film-film DCEU seperti Batman v Superman, Suicide Squad (2016), dan terutama Justice League.

Berikut perbandingannya.

Perbedaan Kreatif yang Wajar

Menurut laporan, terjadi perbedaan kreatif antara Gillespie dan tim DC Studios yang dipimpin James Gunn. Awalnya perbedaan itu produktif, tetapi menjelang pasca-produksi konflik tak kunjung selesai.

Untuk menyelesaikannya, Gunn dan Peter Safran menunjuk dua editor untuk membuat dua versi Supergirl: satu berdasarkan visi Gillespie dan satu lagi versi studio.

Keduanya diuji coba ke penonton, dan versi studio menang tipis dengan selisih kurang dari 5 poin.

Langkah ini sebenarnya menunjukkan sikap produser yang lebih baik dari biasanya. Mereka menghormati visi sutradara dengan memberikan kesempatan untuk diedit dan diuji.

Kritik mungkin terletak pada keputusan mengabaikan visi sutradara hanya karena selisih nilai yang tipis.

>>> Netflix Siapkan Deretan Anime Baru pada Juli 2026, Termasuk Spinoff One Piece

Snyder Cut: Kasus yang Berbeda

Zack Snyder tidak pernah mendapat kesempatan untuk menguji versi Justice League-nya.

Ia ditarik dari proyek saat 75-90% syuting utama selesai, dengan efek visual belum rampung dan audio belum final.

Warner Bros. kemudian mempekerjakan Joss Whedon untuk melakukan syuting ulang besar-besaran dan menggabungkannya dengan footage Snyder.

Hasilnya adalah film yang tidak koheren.

Ini adalah puncak dari hubungan buruk antara Snyder dan studio.

Sebelumnya, Batman v Superman juga sudah diubah secara radikal oleh studio, memicu tuntutan penggemar akan director's cut yang akhirnya dirilis.

Snyder bukan satu-satunya; David Ayer juga memperjuangkan versi asli Suicide Squad (2016) tanpa hasil. Namun, situasi Supergirl tidak bisa disamakan dengan kasus-kasus tersebut.

Supergirl akan dirilis dalam format digital pada 28 Juli.

>>> 3 Film Batman yang Lebih Baik dari The Dark Knight

Meski ada pelajaran yang bisa dipetik, belum ada indikasi benturan serius pada proyek DCU mendatang seperti Clayface, Lanterns, atau Man of Tomorrow.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru