⌂ Beranda News DCU Harus Belajar dari Kesalahan Fatal Star Wars Pasca Supergirl

DCU Harus Belajar dari Kesalahan Fatal Star Wars Pasca Supergirl

DCU Harus Belajar dari Kesalahan Fatal Star Wars Pasca Supergirl
Ilustrasi: DCU Harus Belajar dari Kesalahan Fatal Star Wars Pasca Supergirl
A A Ukuran Teks16px

Meskipun film Supergirl meraih skor audiens yang cukup baik, kritik dan reaksi negatif dari para kritikus serta publik menunjukkan bahwa film tersebut tidak diterima dengan baik oleh semua kalangan.

Sebagian kritik ini timbul karena film yang dipimpin oleh karakter perempuan superhero kerap mendapat kebencian, bahkan sebelum tayang.

>>> The Ninth Jedi: Pengganti Darth Vader yang Mengubah Pemahaman tentang Jedi

Intensitas kebencian ini semakin meningkat jika penggambaran pahlawan wanita tersebut tidak seksual, seperti pada karakter Kara/Supergirl.

Namun, di luar sentimen negatif yang bersifat gender, terdapat keluhan yang valid terkait cerita, pilihan karakter, dan aspek visual yang secara keseluruhan merugikan proyek tersebut.

Ada pelajaran penting yang dapat diambil oleh DC Universe (DCU) dari pengalaman film Supergirl, dan ini adalah sesuatu yang secara mengejutkan dapat dipelajari dari film dan serial Star Wars.

Perbandingan dengan Superman dan Dampak Backlash

Sebagian kebencian terhadap Supergirl bersifat gender, sehingga tidak mengherankan jika Superman yang dirilis musim panas lalu mendapat sambutan jauh lebih baik.

Film Superman, yang mendapat skor 83% dari kritikus dan 90% dari audiens di Rotten Tomatoes, bahkan masih diingat sebagai "Superman Summer" oleh banyak orang.

Sayangnya, Superman memang film yang lebih unggul dalam berbagai aspek.

Skema warna yang cerah dan menarik pada Superman kontras dengan Supergirl, terutama mengingat materi sumbernya, miniseri komik Supergirl: Woman of Tomorrow.

Narasi Superman terasa lebih rapi, termasuk penggambaran karakter dan perkembangan alur cerita mereka.

Pesan cinta, harapan, dan penerimaan dalam Superman terasa lebih kuat dibandingkan Supergirl, yang plotnya tentang perdagangan anak membuat film menjadi terlalu gelap.

Ini menjadi pukulan telak bagi DCU yang awalnya memiliki awal yang kuat, terutama setelah kesuksesan besar Superman (2025).

Sebelum era baru ini, DC memang berjuang keras dan bahkan terasa lebih berantakan dibandingkan Marvel Cinematic Universe atau Star Wars dalam beberapa tahun terakhir.

Star Wars dan Bahaya Mengikuti Arus Backlash

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru