Para suporter Manchester United menyiapkan aksi boikot pada laga kandang melawan Aston Villa di Old Trafford, Minggu 8 November 2026 malam WIB.
Aksi yang dinamai "Reclaim Our Colours" ini mengajak penonton membawa atribut hijau-emas ke stadion. Balon, syal, dan jersey berwarna hijau-emas merujuk pada Newton Heath, nama klub sebelum menjadi Manchester United. Balon-balon itu akan dilepas saat para pemain keluar dari lorong menuju lapangan.
Sejumlah kelompok suporter terlibat dalam aksi ini, di antaranya The 1958, Reclaim the Stretford End, The Red Army, Manchester United Youth Supporters' Club, South Stand United, dan Retro Reds.
Yang diprotes adalah kepemilikan klub. Keluarga Glazer menguasai Manchester United sejak 2005, dan Sir Jim Ratcliffe bersama INEOS masuk sebagai pemegang saham minoritas pada 2024. Menurut para suporter, kehadiran pemilik baru itu tidak membawa perubahan berarti.
Utang klub kini disebut sudah lebih dari 1 miliar poundsterling. Keluhan lain yang diangkat adalah perlakuan terhadap pemegang tiket yang dinilai tidak layak, budaya suporter yang kian menghilang, serta standar manajemen yang terus menurun. Menahan belanja di dalam stadion menjadi bentuk protes terbaru mereka.