Persija sedang bagus-bagusnya, kata Yudi. Dua Jakmania asal Cilegon yang menempuh 109 km dengan motor itu yakin Macan Kemayoran kembali menang — dan menutup musim sebagai juara.
Persija Jakarta menjamu Persebaya Surabaya di Jakarta International Stadium (JIS), Sunter, Jakarta Utara, Sabtu (7/11/2026). Jauh sebelum sepak mula, ribuan suporter sudah memadati kawasan stadion, termasuk dua anggota The Jakmania asal Cilegon, Banten: Yudi dan Sarif.
Keduanya berangkat bersama dua rekan lainnya menggunakan sepeda motor sekitar pukul 09.00 WIB. Jarak dari Cilegon ke JIS melalui jalur berkendara sekitar 109 km. Sekitar dua jam sebelum pertandingan dimulai, tepatnya pukul 17.00 WIB, mereka sudah berada di kawasan JIS dengan atribut lengkap Persija.
Optimistis Meski Sempat Tersandung
Yudi tidak menutupi bahwa Persija sempat mengalami penurunan setelah kalah dari Persita Tangerang dan Dewa United FC. Namun ia menilai timnya sedang berada dalam periode yang cukup baik pada Super League 2026/2027.
"Kalau menurut saya, Persija sedang bagus-bagusnya. Walaupun sempat menurun ketika kalah melawan Dewa United dan Persita, semoga hari ini kita bisa kembali ke jalur kemenangan," ujar Yudi.
Keyakinan itu tercermin dari prediksi skor mereka: Yudi menjagokan kemenangan 2-0, Sarif lebih berani dengan 3-0 untuk Persija.
Shin Tae-yong Pulih, Momen Bangkit
Kepercayaan keduanya juga bertambah setelah pelatih Shin Tae-yong kembali mendampingi tim usai menjalani masa pemulihan karena sakit. Persija sebelumnya bermain imbang 1-1 melawan PSMS Medan pada pertandingan League Cup 2026/2027.
"Sepertinya sekarang momennya untuk bangkit, karena Shin Tae-yong juga sudah pulih setelah sakit," ucap Sarif.
Soal pemain idola, selera keduanya berbeda. Yudi memilih Fabio Calonego sebagai pemain asing yang menarik perhatiannya dan Rizky Ridho sebagai pemain lokal favorit. Sarif justru menjagokan Stjepan Loncar.
Sanksi Jadi Pelajaran
Di balik harapan juara, ada pesan yang tak kalah penting. The Jakmania baru saja mendapatkan sanksi larangan mendampingi Persija dalam sejumlah pertandingan tandang hingga paruh musim akibat insiden kericuhan.
Sarif berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran agar suporter semakin dewasa dalam memberikan dukungan. "Harapan saya, suporter semakin dewasa. Kita harus saling menghormati, walaupun berbeda klub. Kita juga harus menjaga Persija," pungkasnya.
Harapan keduanya untuk musim ini tetap sama: gelar juara. "Harapannya pasti juara," kata Yudi. "Ya, juara," sambung Sarif.